Beberapa Desa di Kabupaten Malang Dapat Patronasi Ekonomi GNRM Unisma
Rabu, 25 Oktober 2023 - 06:34
Beberapa Desa di Kabupaten Malang Dapat Patronasi Ekonomi GNRM Unisma
Rabu, 25 Oktober 2023 - 06:34 | 777
Langkah progresif GNRM Unisma, transformasi digital marketing untuk keberlanjutan ekonomi lokal masyarakat Kabupaten Malang. Rabu (25/10/2023). (Zuhkhriyan Zakaria / ADV)
Kota Batu, JN – Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Forum Rektor Indonesia (FRI) menggandeng Universitas Islam Malang (Unisma) berdayakan ekonomi lokal masyarakat Malang Raya.
Unisma, dikatakan oleh staf Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Zuhkhriyan Zakaria melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) Unisma mengarahkan keberlanjutan ekonomi lokal menuju era digital.
"GNRM fokus pada transformasi digital marketing, kami telah membuktikan komitmen dalam memajukan komunitas lokal," jelas dia. Rabu (25/10/2023).
Ia menambahkan, kali ini adalah tahun ketiga pelaksanaan GNRM. Tema lebih spesifik diberikan pada setiap kampus anggota konsorsium, untuk melaksanakan tahun ini UNISMA dipercaya pada tema digital marketing dan e-commerce platform.
Dosen dan Praktisi dari Unisma, Nisa’us Sholikah SPt MPt menjelaskan, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk bersaing di dunia digital yang semakin kompleks, tetapi juga diberikan alat untuk memperkuat perekonomian daerah mereka.

"Dalam perjalanan ini, GNRM UNISMA mengambil peran kunci dalam menginspirasi perubahan positif, membantu para wirausaha lokal menjembatani kesenjangan digital, dan menciptakan peluang baru yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan komunitas lokal," papar Nisa.
Perlu diketahui, salah desa di Kabupaten Malang yang telah tersentuh program GNRM Unisma adalah Desa Tulus Besar, Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan pada Selasa, 5 September 2023.
Pelatihan dan pendampingan pemanfaatan Digital Marketing dihadiri 50 orang peserta antara lain karang taruna Desa Tulus Besar, Perwakilan UMKM, Ibu PKK, dan RT/RW.
"Kegiatan berjalan lancar dan menunjukkan antusiasme yang besar dari para peserta yang ditunjukkan dengan keaktifan saat diskusi," imbuh dia.
Sekadar informasi, acar juga dilanjutkan dengan melatih dan mendampingi warga khususnya para UMKM untuk beralih menggunakan platform digital untuk penjualan produk mereka.
Sebagian besar masyarakat Tulus Besar, lanjut Nisa, sumber penghasilannya dari berdagang di Pasar, Toko, maupun Ruko, sehingga jangkauan konsumen masih sempit.
"Sehingga pelatihan dan pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para pelaku usaha," katanya.
Karang taruna, dikatakan Bisa, juga digandeng untuk melanjutkan pendampingan dan menyebarkan informasi ke masyarakat lain, dan ibu-ibu PKK diharapkan akan lebih produktif.

Materi pelatihan tentang pengenalan Digital Marketing, masih kata Nisa, pelatihan dan pendampingan pembuatan akun e-commerce seperti shopee, Tokopedia, tik tok shop, Lazada, dan juga cara mempromosikan jualan mereka melalui media sosial yang dimiliki seperti facebook, Instagram, whatsapp dan sebagainya.
Sekadar informasi, agenda pendampingan GNRM Unisma sebelumnya digelar di Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang pada Senin, 4 September 2023 dengan pemateri pendamping yang merupakan Dosen dan Praktisi Unisma, Dr Ir Zainul Arifin MP
Zainul menyampaikan materi terkait digital marketing adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah brand menggunakan media digital atau internet dengan tujuan untuk menarik konsumen dan calon konsumen secara cepat.
Dalam penerapannya, Nisa menegaskan, Digital Marketing dapat dilakukan melalui media sosial dengan tujuan untuk membentuk komunitas, menjalin hubungan pribadi, dan sebagai media pemasaran manfaat dari sosial media sendiri diantaranya sebagai sarana komunikasi, branding, tempat usaha, dan media pemasaran.
"Desa Jabung sebagai salah satu Desa kesenian dengan Icon Topeng Jabung, Kesenian Bantengan, serta produk UMKM Batik Tugu Mas harus dapat membranding diri sebagai salah satu destinasi Desa Wisata yang ada di Kabupaten Malang," jelas dia.
Kegiatan yang diadakan di Balai Desa Jabung, disampaikan Nisa, bertujuan agar masyarakat dan pemerintah Desa dapat mengoptimalkan fungsi sosial media sebagai bentuk dari branding Desa Jabung sebagai Desa Wisata dan Kesenian.
Sebagai informasi, lokasi lainnya adalah Delapan Desa lainnya menggelar pelatihan dan pendampingan yang sama, menyesuaikan kondisi, potensi, dan tantangan daerah masing-masing.
Mulai Desa di Kabupaten Malang Madiredo Kecamatan Pujon, Desa Ngadirejo Kecamatan Jabung, Desa Gading Kembar Kecamatan Jabung, Desa Sidorejo Kecamatan Jabung, Desa Tulus Besar Kecamatan Tumpang, Desa Poncokusumo Kecamatan Poncokusumo, Desa Wringinanom Kecamatan Poncokusumo, dan Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu.
Nisa mengatakan, sebagai langkah progresif yang diambil oleh GNRM Unisma melalui Kemenko PMK dan FRI dalam upaya transformasi digital marketing untuk keberlanjutan ekonomi lokal telah membuka peluang yang cerah untuk masa depan komunitas lokal.
Keahlian yang diperoleh peserta, disebutkan Nisa meripakan dukungan pendampingan yang berkelanjutan, dan kolaborasi yang dihasilkan melalui program ini akan menjadi fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan bisnis lokal dan peluang baru yang terus berkembang," tukas dia.
"Ini adalah bukti nyata komitmen GNRM Uiisma dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal dan menciptakan keberlanjutan dalam menghadapi tantangan zaman," tegas Nisa.
Ia berharap upaya ini akan terus menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk berinovasi, beradaptasi dengan era digital, dan menjadikan keberlanjutan ekonomi lokal sebagai prioritas utama. (ADV)
Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno