Berhasil Sabet Juara Medali Perak, Humaniora UIN Malang Sumbang Prestasi
Selasa, 26 November 2024 - 10:16
Berhasil Sabet Juara Medali Perak, Humaniora UIN Malang Sumbang Prestasi
Selasa, 26 November 2024 - 10:16 | 1247
Mahasiswa Humaniora UIN Malang Kafia Azzahro raih medali perak dalam lomba Ghina’ Arab. Selasa (26/11/2024). (ADV)
Kota Malang, JN – Lomba Ghina' Arab yang digelar oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Syaifuddin Zuhri Purwokerto belum lama ini, menjadi poin tersendiri bagi Kafia Azzahro.
Mahasiswa Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang itu berhasil menyabet medali perak, atau juara 2 dalam kompetisi tersebut.
Dalam performanya, Kafia tampil percaya diri dengan penguasaan lagu wajib dan pilihan yang sering didengar dan dipelajarinya.
Kendati kompetisi ini diadakan secara daring, Kafia menunjukkan kemampuannya dengan unggahan karya di YouTube yang berhasil memikat dewan juri.
Pada akhirnya, dara asal asal Kota Malang ini sukses menyisihkan para peserta lainnya dari berbagai perguruan tinggi ternama.
Adapun beberapa peserta yang mengikuti ajang ini antara lain UIN Semarang, UIN Surabaya, hingga Ma’had Aly Al-Fithrah Surabaya.
Wakil Dekan Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan, Dr Galuh Nur Rohmah menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Kafia Azzahra.
Terlebih dalam keterbatasan format perlombaan, Kafia masih mampu menunjukkan penampilan terbaiknya.
Hal ini juga menunjukkan keberhasilan atas komitmen fakultas untuk terus mendukung pengembangan kompetensi yang dimiliki mahasiswa, khusunya dalam bidang non akademik.
"Kafia telah menunjukkan bahwa keterbatasan format daring tidak menjadi halangan untuk terus berkarya dan berprestasi. Kami sangat bangga dengan pencapaiannya yang membuktikan dedikasi mahasiswa kami dalam melestarikan budaya dan bahasa Arab," Jelas dia.
Sementara itu, Kafia mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan untuk kembali berpartisipasi dan meraih prestasi.
"Alhamdulillah, pelaksanaan lomba berjalan lancar. Lagu wajib dan bebas yang sering saya dengar sangat membantu dalam penguasaan materi. Alhamdulillah bisa menang lagi," ungkap dia.
IA berharap, capaian ini dapat juga memotivasi mahasiswa lainnya untuk juga mengukir prestasi dalam berbagai bidang.
Selain itu, ia juga memotivasi agar para mahasiswa terus mengembangkan bakat dan minatnya meskipun dalam keterbatasan.
"Lomba ghina’ Arab ini membuktikan bahwa semangat berkarya dan berprestasi bisa terus terjaga meskipun dalam keterbatasan," tukasnya.
Kafia berharap, agar acara semacam ini semakin banyak diadakan untuk memotivasi peserta dari berbagai tempat menunjukkan bakat mereka dalam bahasa Arab. (ADV)
Pewarta: Ayu Nadya Sukma
Editor: Doi Nuri