Loading...

Pengunjung

BRILink Agen BRI Situbondo Layani Masyarakat hingga Pelosok, 369 Agen Aktif Permudah Transaksi Perbankan

admin

admin

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:43

2962 | Bagikan

BRILink Agen BRI Situbondo Layani Masyarakat hingga Pelosok, 369 Agen Aktif Permudah Transaksi Perbankan

admin - Advertorial

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:43 | 2962

Sebanyak 369 BRILink Agen aktif telah memberikan layanan transaksi perbankan yang mudah, cepat, dan aman bagi masyarakat. Rabu (22/07/2026). (ADV)

KABUPATEN SITUBONDO, jurnalnusa.com — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan melalui jaringan BRILink Agen yang menjangkau hingga pelosok daerah.

Sementara di wilayah kerja BRI Branch Office Situbondo, sebanyak 369 BRILink Agen aktif telah memberikan layanan transaksi perbankan yang mudah, cepat, dan aman bagi masyarakat.

Hingga 16 Juli 2026, jaringan BRILink Agen telah tersebar di berbagai kecamatan di wilayah kerja BRI Branch Office Situbondo.

Kehadiran para agen menjadi bagian dari strategi branchless banking BRI untuk memperluas akses layanan keuangan tanpa mengharuskan masyarakat datang ke kantor cabang atau mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

Pemimpin BRI Branch Office Situbondo, Ary Juwono, mengatakan BRILink Agen merupakan wujud nyata komitmen BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang semakin dekat dengan masyarakat sekaligus mendukung pemerataan akses keuangan di seluruh wilayah.

"BRILink Agen merupakan wujud nyata komitmen BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang semakin mudah dijangkau masyarakat. Melalui jaringan BRILink Agen, masyarakat dapat menikmati berbagai layanan perbankan secara cepat, aman, dan nyaman tanpa harus datang ke kantor bank. Kami berharap kehadiran BRILink Agen dapat memberikan manfaat yang lebih luas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Situbondo," ujar Ary Juwono, Jumat (18/7/2026).

Melalui BRILink Agen, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan transaksi perbankan, mulai dari tarik tunai, setor tunai, transfer dana, pembayaran tagihan, pembayaran BRIVA, pembelian pulsa dan token listrik, hingga berbagai transaksi digital lainnya.

Layanan tersebut menjadi solusi bagi masyarakat, terutama yang berada di wilayah dengan akses layanan perbankan yang masih terbatas.

Selain mempermudah masyarakat, BRILink Agen juga memberikan peluang usaha bagi para agen. Salah satunya dirasakan Eli Pradinata, pemilik BRILink Agen Mas Eli BRI di Pesisir Selatan RT 2 RW 1, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.

Dalam satu bulan, agen yang dikelolanya mampu melayani sekitar 1.000 transaksi dengan volume transaksi mencapai Rp2 miliar hingga Rp3 miliar.

"Sejak menjadi BRILink Agen, masyarakat sekitar tidak perlu lagi menempuh jarak yang jauh untuk melakukan transaksi perbankan. Selain membantu kebutuhan masyarakat, keberadaan BRILink Agen juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha kami karena semakin banyak warga yang datang untuk bertransaksi," kata Eli.

Mendatang, BRI Branch Office Situbondo akan terus memperluas jaringan BRILink Agen, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat edukasi literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat.

Upaya tersebut merupakan bagian dari dukungan BRI terhadap program inklusi keuangan nasional sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Secara nasional, BRILink Agen menjadi salah satu jaringan branchless banking terbesar di Indonesia. Hingga akhir Triwulan I 2026, jaringan BRILink Agen telah menjangkau lebih dari 67 ribu desa di seluruh Indonesia, memperkuat peran BRI dalam menghadirkan layanan perbankan yang mudah diakses hingga lapisan masyarakat paling bawah.

Melalui sinergi dengan pelaku usaha lokal sebagai BRILink Agen, BRI tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, memperkuat ekosistem UMKM, serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Situbondo. (ADV)

Pewarta: Rendika Rakita
Editor: Doi Nuri