Loading...

Pengunjung

Karang Taruna Ngaglik Peduli Seni Budaya Endemik Kota Batu, Ini Gerakan Mereka

admin

admin

Minggu, 07 September 2025 - 16:52

1343 | Bagikan

Karang Taruna Ngaglik Peduli Seni Budaya Endemik Kota Batu, Ini Gerakan Mereka

admin - Advertorial

Minggu, 07 September 2025 - 16:52 | 1343

Lurah Ngaglik Rendra Ardinata serahkan penghargaan kepada seniman tradisional. Sabtu (6/7/2025). (***)

Kota Batu, JN — Pelestarian seni budaya tradisional adalah upaya menjaga kelangsungan dan keunikan warisan budaya dari generasi ke generasi melalui berbagai cara.

Caranya seperti mempelajari, melestarikan, mengembangkan, dan mempromosikan seni tradisional. 

Hal ini dapat dilakukan secara individu dengan mempelajari dan menggunakan budaya lokal, atau secara kolektif melalui komunitas, pendidikan, dan kebijakan pemerintah. 

Seperti yang dilakukan Karang Taruna Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu saat menggelar lomba kesenian tradisional, dalam hal ini seni Bantengan.

Festival Pencak dan Banteng Kreasi bertajuk “Gumelaring Budoyo, Sang Swara Tapak Lan Ngayu Roso” membuka pintu bagi anak-anak muda untuk menghidupkan bantengan dengan cara baru.

Ketua Karang Taruna Ngaglik, Arifin Kurniawan mengatakan jika tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan wadah para penggiat seni bantengan yang ada di Kota Batu, khususnya untuk menampilkan pertunjukan seni bantengan kreasi.

"Seni Bantengan Kreasi akhir-akhir ini kami nilai kurang, atau mungkin sering di nilai bantengan itu ya hanya sekedar main grudak-gruduk, lalu kalap. kata Arifin.

Tujuan awal kompetisi ini, ia jelaskan sebagai upaya merubah pandangan masyarakat tentang kesenian bantengan, bahwa tidak hanya tentang  kalap, ricuh, ataupun hal-hal yang mengurangi nilai seni dan nilai budaya dari bantengan tersebut.

Kompetisi yang dibuka untuk umum itu, diikuti oleh 9 kelompok Bantengan, kendati pada hari pelaksanaan ada 2 kelompok mundur dari perlombaan sebab alasan non teknis.

"Alhamdulillah acara berjalan lancar, dan berhasil melahirkan 3 juara, yakni juara 1 disematkan pada Putra Cahaya Buono, Juara 2 untuk Adikari Wisanggeni dan Juara 3 diraih oleh Lembu Welas Marcapat," tukas dia.

Sementara itu dukungan hadir dari pihak Kelurahan Ngaglik dan juga Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu. Bahkan diharapkan, event ini bisa menjadi agenda tahunan.

"Saya bangga, dan mendukung penuh. Artinya, apa yang telah dilakukan oleh kawan-kawan muda dalam tubuh Karang Taruna ini adalah bentuk kepedulian terhadap seni tradisi dan budaya leluhur," kata Lurah Ngaglik.

Rendra bahkan secara terus terang meminta Disparta Kota Batu memberikan dukungan penuh, agar event kompetisi Bantengan Kreasi ini bisa menjadi agenda tahunan.

"Hal ini positif, maka tidak salah jika ada sebuah dukungan untuk event semacam ini menjadi agenda tahunan," pungkas dia. (***)

Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri