Loading...

Pengunjung

Kebijakan Strategis UIN Maliki Malang Dibahas Dalam Paripurna Sebagai Langkah Evaluasi

admin

admin

Rabu, 04 Desember 2024 - 15:12

1407 | Bagikan

Kebijakan Strategis UIN Maliki Malang Dibahas Dalam Paripurna Sebagai Langkah Evaluasi

admin - Advertorial

Rabu, 04 Desember 2024 - 15:12 | 1407

Sidang Paripurna UIN Maliki Malang membahas kebijakan strategis universitas. Senin (2/12/2024). (ADV)

Kota Malang, JN – Sidang Paripurna sebagai langkah evaluasi dan pertimbangan terhadap kebijakan strategis universitas, digelar anggota Senat Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang selama 3 hari sejak Jumat, 29 November 2024.

Ketua Senat Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof Dr H A Muhtadi Ridwan MAg mengungkapkan keyakinannya terhadap masa depan UIN Malang.

“Saya meyakini UIN Maliki Malang akan semakin maju. Dalam 5 hingga 10 tahun mendatang, insyaallah universitas ini akan berkembang lebih besar,” ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini, UIN Maliki Malang memiliki 23.941 mahasiswa aktif dan didukung oleh 749 dosen, berdasarkan data Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER). Namun, ia menekankan pentingnya sinkronisasi data, khususnya terkait prestasi nasional dan internasional. 

Bahkan tahun 2024, UIN Maliki Malang meraih 400 prestasi di tingkat nasional dan 360 di tingkat internasional.

“Prestasi mahasiswa perlu diapresiasi dengan perhatian khusus, terutama melalui alokasi dana delegasi untuk kompetisi reguler, nasional, dan internasional,” tambahnya. 

Terbaru, UIN Maliki Malang juga mencatatkan berbagai rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), mulai dari pusat bahasa terbaik hingga publikasi artikel terbanyak.

"Selain itu, upaya untuk menjadi kampus ramah lingkungan melalui program eco green terus digalakkan," tukas dia.

Sementara itu, Rektor UIN Malang, Prof Dr H M Zainuddin MA membeberkan rasa optimis bahwa target 100 guru besar dapat tercapai, sejalan dengan kebijakan pemerintah yang sedang dirumuskan, termasuk fokus pada digitalisasi dan peningkatan penelitian dosen.

“Dosen tidak hanya mengajar, tapi penelitian harus digalakkan,” tegas Prof. Zainuddin. 

Dengan sinergi yang solid antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, UIN Maliki Malang optimis terus menjadi institusi unggulan yang berkontribusi bagi bangsa, baik di tingkat nasional maupun internasional. 

Penting diketahui, salah satu pencapaian signifikan lainnya adalah peningkatan jumlah guru besar. Hingga kini, UIN Malang memiliki 68 guru besar, dengan 56 aktif mengajar, dan 48 di antaranya merupakan hasil pembinaan internal universitas.

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan menjadi yang terbanyak menyumbang guru besar, yakni 17 orang. (ADV)

Pewarta: Ayu Nadya Sukma
Editor: Doi Nuri