Loading...

Pengunjung

KemenEkraf Fasilitasi 2 Legend Band Indie Malang Raya Garap Video Klip

admin

admin

Jumat, 14 November 2025 - 04:39

1760 | Bagikan

KemenEkraf Fasilitasi 2 Legend Band Indie Malang Raya Garap Video Klip

admin - Advertorial

Jumat, 14 November 2025 - 04:39 | 1760

Tropical Forest usai shooting video clip di Coban Talun, Kota Batu. Kamis (13/11/2025). (ADV)

Kota Batu, JN — Konsistensi karya 2 group band indie legendaris Malang Raya Tropical Forest dan Begundal Lowokwaru, mendapatkan apresiasi dari Direktur Musik Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Ekonomi Kreatif (KemenEkraf) .

Melalui program Akselerasi Kreatif (AKTIF), KemenEkraf membantu para musisi lokal untuk lebih memahami seluk beluk industri musik profesional.

Menciptakan Model Kolaborasi, Direktur Musik Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif KemenEkraf Mohammad Amin menegaskan, Program AKTIF adalah implementasi model kolaborasi Pentahelix.

"Agenda kolaborasi ini tidak hanya melibatkan Tropical Forest dan Begundal Lowokwaru saja, namun juga jasa produksi profesional dan kurator lokal," kata Amin.

Amin menambahkan, program AKTIF diharapkan dapat meningkatkan visibilitas isu-isu yang diusung musisi, seperti kritik sosial dan isu lingkungan, melalui medium visual yang kuat dan profesional.

"Intervensi ini ditujukan untuk mendukung profesionalisasi dan digitalisasi karya musisi Malang agar mampu bersaing di kancah nasional dan global," tukas dia.

Sementara itu, kurator lokal Malang Raya Muhammad Anwar memandang jika program ini merupakan intervensi nyata pemerintah untuk memfasilitasi produksi visual berstandar tinggi (Music Video) bagi dua komunitas musik pilar utama di Malang Raya.

"Malang Raya diakui sebagai barometer kebangkitan industri kreatif dengan ekosistem musik yang matang dan resilien, ditopang oleh kekuatan komunitas akar rumput (grassroots), Program AKTIF ini bertujuan untuk mendukung profesionalisasi dan digitalisasi karya musisi Malang agar mampu bersaing di kancah nasional dan global," papar Anwar.

Ia lantas menambahkan, 2 Pilar Utama Komunitas Musik yang difasilitasi program AKTIF adalah memproduksi dua Music Video (MV) berkualitas tinggi untuk dua band yang mewakili spektrum dinamis ekosistem Malang:

"Begundal Lowokwaru mewakili pilar Subkultural-DIY atau Do-It-Yourself. Band Punk ini dikenal karena etos DIY dan kritik sosial yang lantang. Mereka berhasil melakukan pribumisasi ideologi Punk ke konteks lokal Lowokwar atau Singosari," urai Anwar.

Sebagai informasi, produksi MV Begundal Lowokwaru dikerjakan oleh Qich Terror, yang dikenal dengan pendekatan visual kuat, puitis, dan emosional.

Tropical Forest mewakili pilar Profesional-Advokasi, band Reggae yang konsisten mengusung isu lingkungan (Green Music) dengan slogan "Salam Lestari!".

" Tropical Forest telah mencapai standardisasi operasional tinggi dengan menerapkan Green Riders (tuntutan logistik Non-Plastic)," imbuhnya.

Perlu diketahui, produksi MV Tropical Forest dikerjakan oleh Eko Polenk (Hypno Creative Media), yang berfungsi sebagai katalis infrastruktur visual profesional di Malang Raya.

Proses kurasi oleh Kurator Lokal (Muhammad Anwar) dan pra-produksi (penyusunan storyboard dan rencana teknis), hingga pengambilan gambar profesional yang dijadwalkan pada 12-13 November 2025 di Malang Raya.

Tahap pasca-produksi (editing, color grading, mastering) akan berlangsung hingga akhir November 2025, sebelum MV dirilis di platform digital.

Proses MV ini juga didukung oleh Omah Kumpul dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, serta PT Caraka Jurnal Nusantara melalui jurnalnusa.com sebagai media partner. (ADV)

Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri