Mitigasi Gangguan Pemilu, Bawaslu Batu Petakan Potensi Kerawanan TPS
Kamis, 21 November 2024 - 01:27
Mitigasi Gangguan Pemilu, Bawaslu Batu Petakan Potensi Kerawanan TPS
Kamis, 21 November 2024 - 01:27 | 2194
Koordinator Divisi Hukum Bawaslu paparkan pemetaan kerawanan Pemilu kepada awak media. Rabu (20/11/2024). (ADV)
Kota Batu, JN – Potensi kerawanan di Tempat Pungutan Suara (TPS) saat pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November 2024 mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Batu lakukan langkah antisipatif.
Koordinator Divisi Hukum Bawaslu, Yogi Eka Cholid Farobi kepada awak media mengatakan pihaknya melakukan pemetaan berdasarkan 8 variabel dan 26 indikator potensi kerawanan.
"Jadi sudah ada 14 indikator TPS rawan yang terdeteksi, dan 12 indikator lainnya meskipun belum terjadi," ungkap dia. Rabu (20/11/2024).
Yogi mengatakan, pemetaan telah dilakukan Bawaslu Batu di 24 desa dan 5 kelurahan di Kota Batu, sejak tanggal 10 hingga 15 November 2024 lalu.
"Dari hasil pemetaan tersebut, kami temukan 117 TPS terdapat pemilih DPT tidak memenuhi syarat. 116 TPS terdapat pemilih difabel, 55 TPS terdapat petugas KPPS yang bertugas di luar domisili, 44 TPS terdapat pemilih tambahan (DPTb) dan 31 TPS berpotensi memiliki pemilih DPK," urainya.
Yogi berharap dengan pemetaan ini dapat menjadi landasan lencegahan, agar potensi kerawanan seperti gangguan keamanan, hingga gangguan teknis tidak mengganggu kerawanan Pilkada 2024.
"Artinya, langkah mitigasi yang kami lakukan ini penting, agar tidak merusak nilai-nilai demokrasi dan hak demokrasi masyarakat," pungkas dia. (*)
Pewarta: Ayu Nadya Sukma
Editor: Doi Nuri