Loading...

Pengunjung

Peduli Terhadap Kualitas Konten Televisi dan Radio, UIN Maliki Malang Gandeng KPI Pusat

admin

admin

Minggu, 13 Oktober 2024 - 14:09

1333 | Bagikan

Peduli Terhadap Kualitas Konten Televisi dan Radio, UIN Maliki Malang Gandeng KPI Pusat

admin - Advertorial

Minggu, 13 Oktober 2024 - 14:09 | 1333

Prosesi MoU antara UIN Maliki Malang dengan KPI Pusat demi kualitas konten televisi dan radio. Kamis, (10/10/2024). (Humas UIN for JN)

Kota Malang, JN – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang memberikan edukasi kepada para mahasiswanya, untuk lebih peduli terhadap kualitas konten siaran televisi dan radio.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Prof Dr Ilfi Nur Diana MSi merasa penting memberi tahu mahasiswa bagaimana pengaruh tayangan televisi dan radio terhadap sikap dan perilaku masyarakat, terutama anak-anak dan remaja.

Sebab itu, UIN Maliki Malang menjalin kerjasama penting dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat dalam acara yang diadakan di Gedung Theater Fakultas Humaniora. Kamis (10/10/2024).

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ketua KPI Pusat, Ubaidillah MPd dan Rektor UIN Malang yang diwakili oleh Ilfi Nur Diana.

Dalam sambutannya, Ilfi menekankan pentingnya peran kampus dalam pengawasan konten siaran. "Kerjasama ini membuktikan bahwa kampus memiliki peran penting dalam proses pengawasan," katanya.

Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara kampus dan KPI dalam memastikan bahwa jam tayang iklan maupun program televisi sesuai dengan kebutuhan anak-anak dan remaja.

"Ada penelitian di Inggris yang menunjukkan bahwa iklan dapat mempengaruhi gaya hidup, khususnya terkait makanan cepat saji pada anak-anak dan remaja," jelasnya.

Ilfi menyebut, di Indonesia, riset serupa juga menunjukkan dampak iklan terhadap kesehatan anak-anak yang terpengaruh makanan manis dan cepat saji.

Dirinya lantas berharap KPI dapat memperluas kewenangannya ke media sosial, mengingat maraknya konten-konten yang tidak pantas yang dapat diakses oleh semua usia.

"Kami sebagai warga kampus perlu turut membantu KPI dalam pengawasan konten, baik di televisi, radio, maupun media sosial. Mari kita berperan aktif dalam menjaga kualitas informasi yang diterima oleh masyarakat," ajak Ilfi. (ADV)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno