Prestasi Bapenda Kota Malang Cemerlang, Pajak Daerah Lampaui Target dan Perkuat Pembangunan Kota
Minggu, 04 Januari 2026 - 19:35
Prestasi Bapenda Kota Malang Cemerlang, Pajak Daerah Lampaui Target dan Perkuat Pembangunan Kota
Minggu, 04 Januari 2026 - 19:35 | 1099
Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto menyampaikan keberhasilan pajak daerah. Senin (5/1/2026). (ADV)
KOTA MALANG, jurnalnusa.com — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang kembali menorehkan prestasi membanggakan. Hingga akhir tahun 2025, realisasi pendapatan pajak daerah berhasil melampaui target dan menembus angka Rp 890,2 miliar atau 103,1 persen dari rencana yang ditetapkan.
Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan Bapenda dalam mengelola pendapatan daerah secara profesional dan akuntabel.
Keberhasilan tersebut sekaligus mencerminkan efektivitas inovasi dan transformasi digital yang diterapkan Bapenda Kota Malang, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Seluruh sektor pajak daerah tercatat berada di atas 100 persen, sebuah capaian yang jarang terjadi dan patut diapresiasi.
Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif jajaran Bapenda serta dukungan penuh masyarakat.
Menurutnya, pajak yang dibayarkan warga tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi dikembalikan dalam bentuk pembangunan dan peningkatan kualitas layanan publik.
“Capaian ini adalah prestasi bersama. Kepercayaan masyarakat dalam membayar pajak menjadi modal utama kami untuk terus memperbaiki pelayanan, infrastruktur, dan kesejahteraan warga Kota Malang,” ujar Handi.
Dari sisi kinerja, sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp 236,73 miliar atau 105 persen dari target.
Sementara itu, sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) juga menunjukkan performa impresif, khususnya dari jasa makanan dan minuman, tenaga listrik, perhotelan, hingga jasa hiburan.
Prestasi lainnya ditunjukkan oleh PBJT Jasa Parkir yang mencatatkan capaian tertinggi secara persentase, yakni 111 persen.
Selain itu, Pajak Air Tanah dan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) juga berhasil melampaui target, memperkuat struktur Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang secara berkelanjutan.
Lebih dari sekadar prestasi lembaga, surplus pendapatan pajak ini membawa manfaat langsung bagi masyarakat.
Tambahan pendapatan daerah menjadi ruang fiskal penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan layanan publik, serta program-program sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
“Surplus ini akan kami arahkan untuk mendukung program strategis tahun 2026 yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kami berkomitmen menjaga kinerja ini melalui inovasi layanan dan transparansi pengelolaan pajak,” tegas Handi.
Dengan capaian tersebut, Bapenda Kota Malang tidak hanya menunjukkan kinerja unggul dalam pengelolaan pendapatan daerah, tetapi juga menegaskan peran strategisnya sebagai motor penggerak pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Malang. (ADV)
Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri