Loading...

Pengunjung

Tari Tradisional Indonesia Ditampilkan Mahasiswa UIN pada Peringatan 100 Tahun AA Navis di Prancis

admin

admin

Jumat, 15 November 2024 - 01:19

2319 | Bagikan

Tari Tradisional Indonesia Ditampilkan Mahasiswa UIN pada Peringatan 100 Tahun AA Navis di Prancis

admin - Advertorial

Jumat, 15 November 2024 - 01:19 | 2319

Delegasi UIN Malang tampil di UNESCO Paris, mereka menampilkan tari tradisional Indonesia dalam peringatan 100 tahun kelahiran AA Navis. Rabu, (13/11/2024). (ADV)

Kota Malang, JN – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, kembali menorehkan catatan sejarah pada perhelatan pendidikan yang mendunia.

Seperti meriahnya tepuk tangan dan sorak sorai yang memenuhi Gedung UNESCO pada peringatan 100 tahun sastrawan Ali Akbar Navis di Paris, Prancis. Rabu, (13/11/2024).

Delegasi mahasiswa UIN Maliki Malang yang tengah mengikuti program Student Exchange 2024 di Science Po Paris, menampilkan tari tradisional Lir-Ilir dan tari Piring.

Tentunya mereka tidak hanya menjadi partisipan dalam diskusi sastra, para mahasiswa UIN Maliki Malang juga mampu memukau para tamu undangan dengan penampilan seni yang disuguhkan.

Penampilan mahasiswa UIN Maliki Malang ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi universitas. Tak hanya memperkenalkan budaya Indonesia di panggung internasional, mereka juga berhasil mengharumkan nama almamater.

Sebagai penutup yang mengesankan, salah satu delegasi UIN Maliki Malang, Ariel Alvi, tampil aktif dalam sesi diskusi. Ia terpilih menjadi salah satu dari tiga penanya yang langsung dijawab oleh Hilmar Farid dan Ayu Utami.  

Melalui keikutsertaan mereka di acara prestisius ini, mahasiswa UIN Maliki Malang membuktikan bahwa generasi muda Indonesia mampu bersinar di panggung dunia, sekaligus menjembatani dialog budaya lintas negara.  

Sebagai informasi, Ali Akbar Navis atau yang akrab dikenal sebagai AA Navis, adalah seorang sastrawan besar Indonesia yang karya-karyanya dianggap melampaui zamannya.

Dengan gaya tajam dan kritis, ia kerap menyuarakan aspirasi rakyat kecil dan memberikan kontribusi besar bagi perkembangan sastra Indonesia.

Acara ini menghadirkan sederet tokoh terkemuka, seperti Direktur Penelitian Science Po Paris Romain Bertrand yang bertindak sebagai moderator, Mohamad Oemar (Duta Besar RI untuk Paris), Hilmar Farid (Direktur Jenderal Kebudayaan RI), dan Ayu Utami (sastrawan terkemuka Indonesia).

Peringatan 100 tahun A.A. Navis ini tidak hanya menjadi ajang refleksi pentingnya literasi dan keberagaman budaya, tetapi juga peluang emas bagi mahasiswa UIN Maliki Malang untuk mendalami warisan pemikiran Navis.

Diskusi ini memberikan wawasan berharga tentang perkembangan sastra Indonesia, mendorong analisis kritis terhadap karya sastra, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berkarya. (ADV)

Pewarta: Ayu Nadya Sukma
Editor: Doi Nuri