Fadhilah Puasa Ramadan Hari Ketiga: Janji Surga dan Keutamaan dalam Al-Qur’an dan Hadis
Jumat, 20 Februari 2026 - 20:55
Fadhilah Puasa Ramadan Hari Ketiga: Janji Surga dan Keutamaan dalam Al-Qur’an dan Hadis
admin - Analekta Ramadan 1447 H
Jumat, 20 Februari 2026 - 20:55 | 1266
Ilustrasi keindahan surga. Sabtu (21/2/2026). (Freepik).
ANALEKTA RAMADAN, jurnalnusa.com — Memasuki hari ketiga bulan suci Ramadan, umat Islam kian memantapkan ibadah puasa dengan berlandaskan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan hadis.
Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan ibadah agung yang dijanjikan pahala luar biasa oleh Allah SWT.
Dalam Al-Qur’an, kewajiban puasa ditegaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Ayat ini menegaskan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk ketakwaan. Ketakwaan inilah yang menjadi sebab turunnya rahmat dan balasan surga dari Allah SWT.
Selain itu, Allah SWT juga berfirman dalam Surah Az-Zumar ayat 10:
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”
Puasa merupakan ibadah yang identik dengan kesabaran. Karena itu, ganjarannya pun tidak terbatas.
Dalam hadis qudsi yang diriwayatkan oleh Muhammad SAW, Allah SWT berfirman:
“Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan betapa istimewanya puasa dibandingkan ibadah lainnya, karena balasannya langsung dari Allah SWT tanpa batasan tertentu.
Terkait fadhilah hari ketiga Ramadan yang menyebutkan bahwa Allah SWT menyiapkan taman permata di Surga Firdaus, dengan 12.000 rumah dari cahaya serta tempat tidur dan bidadari, para ulama mengingatkan agar umat Islam menyikapinya dengan bijak.
Riwayat tentang keutamaan khusus tiap hari Ramadan memang banyak beredar, namun sebagian di antaranya berstatus lemah (dhaif). Meski demikian, keutamaan umum tentang balasan surga bagi orang yang berpuasa ditegaskan dalam hadis sahih.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya di surga terdapat sebuah pintu yang disebut Ar-Rayyan. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu itu pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menjadi dalil kuat bahwa puasa adalah jalan menuju surga, termasuk derajat tertinggi di dalamnya.
Dengan berpegang pada dalil Al-Qur’an dan hadis sahih, umat Islam di hari ketiga Ramadan diajak untuk meningkatkan kualitas ibadah, menjaga keikhlasan, serta memperbanyak amal saleh.
Harapannya, setiap Muslim tidak hanya mengejar janji balasan berupa kenikmatan surga, tetapi juga meraih derajat takwa yang menjadi tujuan utama diwajibkannya puasa. (**)
Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri