Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-10: Momentum Rahmat Allah dan Terkabulnya Doa Umat Islam
Selasa, 10 Maret 2026 - 14:46
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-10: Momentum Rahmat Allah dan Terkabulnya Doa Umat Islam
admin - Analekta Ramadan 1447 H
Selasa, 10 Maret 2026 - 14:46 | 1054
Ilustrasi hamba sedang bermunajat. (Freepik)
ANALEKTA RAMADAN, jurnalnusa.com — Memasuki hari ke-10 bulan suci Ramadan, umat Islam diingatkan untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah.
Hari ke-10 Ramadhan memiliki keutamaan besar karena menandai berakhirnya fase pertama Ramadhan yang dikenal sebagai fase rahmat sebelum memasuki fase maghfirah atau ampunan.
Dalam sejumlah literatur keislaman disebutkan bahwa puasa pada hari ke-10 Ramadhan memiliki fadhilah yang sangat besar.
Salah satunya Allah SWT disebut memenuhi 70.000 hajat orang yang berpuasa serta memerintahkan para malaikat untuk memohonkan ampunan bagi mereka.
Selain itu, disebutkan pula bahwa seluruh makhluk ciptaan Allah, seperti matahari, bulan, bintang, hingga pepohonan ikut memohonkan ampunan bagi orang yang menjalankan puasa dengan penuh keimanan.
Dalil Al-Qur’an tentang Keutamaan Puasa
Keutamaan ibadah puasa secara umum dijelaskan dalam Al-Qur'an, salah satunya dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183).
Ayat ini menegaskan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk ketakwaan kepada Allah SWT. Ketakwaan inilah yang menjadi sumber keberkahan, kemudahan rezeki, serta terkabulnya doa seorang hamba.
Hadits tentang Pahala Puasa
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:
“Setiap amal anak Adam dilipatgandakan, satu kebaikan menjadi sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman: kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.” (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim).
Hadits ini menunjukkan bahwa pahala puasa memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah SWT karena balasannya diberikan langsung oleh-Nya.
Puncak Rahmat 10 Hari Pertama Ramadhan
Hari ke-10 Ramadhan juga menjadi penanda berakhirnya sepuluh hari pertama yang dikenal sebagai fase rahmat.
Rasulullah SAW dalam sebuah hadits menjelaskan bahwa Ramadhan terbagi menjadi tiga fase utama, yakni rahmat, maghfirah, dan pembebasan dari api neraka.
Pada fase rahmat ini, pintu kebaikan dan keberkahan dibuka luas oleh Allah SWT. Doa-doa yang dipanjatkan oleh orang yang berpuasa diyakini memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
Selain itu, puasa juga menjadi perisai dari perbuatan dosa serta sarana membersihkan hati dan meningkatkan kesabaran.
Momentum puasa hari ke-10 Ramadhan pun menjadi pengingat bagi umat Islam untuk “mengunci” ketaatan di awal Ramadhan dan mempersiapkan diri memasuki sepuluh hari kedua yang penuh ampunan.
Dengan memperbanyak doa, sedekah, membaca Al-Qur’an, serta memperkuat silaturahmi, umat Islam diharapkan dapat meraih keberkahan Ramadhan secara maksimal hingga akhir bulan suci. (**)
Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri