Hari Ini Harga Elpiji 3 Kilogram di Malang Raya Naik Jadi Rp108 Ribu
Rabu, 15 Januari 2025 - 13:07
Hari Ini Harga Elpiji 3 Kilogram di Malang Raya Naik Jadi Rp108 Ribu
Rabu, 15 Januari 2025 - 13:07 | 1306
Harga Elpiji 3 Kilogram di Malang Raya Naik Jadi Rp18 hari ini. Rabu, (15/1/2025). (Zara/JN)
Kota Malang, JN – Harga gas elpiji 3 kilogram bersubsidi di wilayah Malang Raya mulai hari ini, Rabu (15/1/2025) mengalami kenaikan sebesar Rp2.000, dari sebelumnya Rp16.000 menjadi Rp18.000 per tabung.
Kebijakan ini berlaku sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/801/KPTS/013/2024 yang ditandatangani pada 24 Desember 2024.
Ketua DPC Hiswana Migas Malang, Ahmad Basori, menjelaskan bahwa sosialisasi mengenai kenaikan harga ini telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Kepala Biro Perekonomian.
Ahmad menegaskan pentingnya masyarakat membeli elpiji di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai dengan ketetapan pemerintah.
"Kenaikan harga ini telah ditetapkan sesuai SK Gubernur. Harga baru Rp18 ribu berlaku di tingkat pangkalan," ujar Ahmad, Rabu, (15/1/ 2025).
Ahmad memastikan bahwa ketersediaan LPG di Malang Raya aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, situasi pasokan saat ini stabil dan melimpah sehingga penerapan harga eceran tertinggi (HET) diharapkan dapat berjalan lancar.
"Stok dalam kondisi stabil, dan suplai saat ini cukup melimpah. Kami terus menyosialisasikan kebijakan ini agar masyarakat tidak bingung saat harga baru mulai diterapkan," tambahnya.
Ahmad juga mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji 3 kilogram di pangkalan resmi, karena pangkalan adalah jalur distribusi yang diakui oleh pemerintah dan menjamin harga sesuai dengan HET.
"Toko kelontong tidak berada di bawah pengawasan kami. Kami hanya bertanggung jawab terhadap pangkalan resmi, yang mendapat pasokan maksimal 3 ribu tabung per pangkalan," jelas Ahmad.
Kenaikan harga ini, menurut Ahmad, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi distribusi elpiji 3 kilogram, memastikan subsidi tepat sasaran, serta menjaga ketersediaan pasokan bagi masyarakat yang membutuhkan. (**)
Pewarta : Zara Putri Islamia Aiska
Editor : Doi Nuri