Diabetes Melitus Dominasi Penyakit Tidak Menular di Kota Malang Sepanjang 2024
Rabu, 22 Januari 2025 - 19:29
Diabetes Melitus penyakit tidak menular yang paling banyak terjadi di Kota Malang. Rabu,(22/1/2025). (halodoc for JN).
Kota Malang – Selama tahun 2024, Diabetes Melitus (DM) menjadi penyakit tidak menular yang paling banyak terjadi di Kota Malang.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Malang, tercatat lebih dari 21 ribu kasus DM selama satu tahun terakhir. Penyakit ini mendominasi pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).
"Selama 2024, jumlah kasus DM tercatat sebanyak 21.222. Saya kurang ingat jumlah pasti tahun 2023, tetapi yang jelas DM bersama hipertensi termasuk dalam daftar 10 penyakit terbanyak di Kota Malang," ujar Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif.
Husnul menjelaskan, DM bisa dialami berbagai kelompok usia, termasuk generasi muda. Namun, data surveilans menunjukkan kasus DM tipe II lebih sering ditemukan pada kelompok usia 60-69 tahun.
Ia mengatakan, Faktor penyebabnya antara lain pola hidup yang kurang sehat, penuaan, serta penurunan fungsi metabolik.
"Jumlah kasusnya cukup besar, walaupun peningkatan dari tahun ke tahun tidak terlalu signifikan," tambah Husnul.
Untuk mengurangi jumlah kasus DM, Dinkes Kota Malang terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat.
"Edukasi tentang pengaturan pola makan, aktivitas fisik, dan pencegahan penyakit tidak menular menjadi prioritas utama," pungkasnya.
Husnul berharap langkah-langkah ini dapat mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan, sehingga angka kasus DM dapat ditekan. (**)
Pewarta : Zara Putri Islamia Aiska
Editor : Doi Nuri