Loading...

Pengunjung

Ketua DPRD Kota Batu Wujudkan Visi Wali Kota Melestarikan Budaya

admin

admin

Kamis, 18 September 2025 - 06:19

1204 | Bagikan

Ketua DPRD Kota Batu Wujudkan Visi Wali Kota Melestarikan Budaya

admin - Komunitas

Kamis, 18 September 2025 - 06:19 | 1204

Ketua DPRD Kota Batu serahkan pokir sentra budaya, berupa 2 unit Reog kepada Paguyuban Sardulo Seto Bantarangin. Kamis (18/9/2025). (Doi/JN)

Kota Batu, JN — Pokok pikiran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu, atau familiar disebut pokir, khususnya sentra kebudayaan diterima oleh Paguyuban Reog Sardulo Seto Bantarangin.

Pokir dari Ketua DPRD Kota Batu H Muhammad Didik Subiyanto SH, hari ini Kamis (18/9/2025) menyerahkan 2 unit Reog, beserta kostum Reog, Jatilan dan Warok di Museum HAM Munir.

"Seni budaya wajib hukumnya kita lestarikan. Selain selaras dengan visi kebudayaan Wali Kota Batu, warisan budaya ini tidak boleh punah," tegas Mas Kaji karip ia disapa.

Geliat budaya, khususnya seni tradisi, dipandang Mas Kaji sebagai komitmen moral yang tidak tertulis dan harus memiliki visi panjang.

"Kota Batu ini sebagai kota wisata memang endemik kesenian tradisional, kali ini Reog yang kami berdayakan, selanjutnya secara bertahap dan konsisten kesenian tradisional lain akan kami perhatikan," tukas dia.

Kepala Bidang Kebudayaan Disnas Pariwisata Kota Batu, Sitinche Agustina Pamungkas merespon positif penerimaan pokir ini.

"Seniman Reog di Kota Batu sangat membutuhkan perhatian dan dukungan, dan melalui pokir ini, adalah wujud negara hadir dan peduli budaya," katanya.

Ungkapan terima kasih diucapkan Ketua Paguyuban Reog Sardulo Seto Bantarangin, Hadi Eko kepada awak media mengaku jika bantuan ini sebagain suntikan semangat.

"Kawan-kawan seniman Reog sangat termotivasi untuk berkarya lebih serius, terutama kami yang ada di Sardulo Seto Bantarangin," katanya.

Paguyuban Reog yang berdomisili di wilayah Kelurahan Sisir itu, sudah berdiri sejak tahun 1998 ini cukup terbantu dengan penyaluran pokir ini, mengingat sudah banyak properti Reog yang rusak.

Mendatang, Eko berharap, dengan komitmen serius Legislatif dan Eksekutif di Kota Batu dalam visi dan misi pelestarian seni tradisional, mampu menjadi doping penyemangat bagi para seniman tradisi. (*)

Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri