Telah berdiri koperasi pertama di bidang Studio Game. Koperasi Jasa Let's Play Game Studio. Foto, saat rapat awal pra-koperasi bersama perwakilan Dinkop Provinsi Jawa Timur. Sabtu (11/5/2024). (Arif for JN)
Kota Malang, JN – Let's Play Game Studio inisiator kreatif format koperasi bagi pelaku jasa gim (sebutan game dalam KBBI, red). Model koperasi yang dibentuk adalah koperasi jasa multi pihak.
Salah satu tim pendiri koperasi, Anggara Jaya Wardhana mengatakan, Let’s Play Game Studio memfasilitasi para penggiat gim industri yang sudah memiliki brand.

"Tidak hanya perorangan namun entitas bisnis yang ada di Indonesia bisa bergabung," ungkap Angga sapaan akrabnya.
Koperasi ini dikatakan Angga, didirikan untuk menangkap peluang bahwa Indonesia memiliki orang-orang hebat di industri gim. Selama ini, menurut dia perputaran uang industri gim ini justru lebih banyak ke luar negeri.
"Dengan hadirnya koperasi Let’s Play Game Studio ini, diharapkan para pelaku gim industri bisa terhubung bersama-sama melalui koperasi," papar dia.

Oleh karena itu pihaknya membuka kesempatan bagi siapa saja yang terlibat dalam industri gim bisa bergabung bersama.
Dijelaskan pula, dalam koperasi ini bisa beranggotakan game designer, game developer, game animator, game ilustrator, game producer, game programer, sound effect specialist dan lain sebagainya.
“Koperasi ini baru resmi terbentuk pada 26 April 2024 dan sudah memiliki badan hukum, setelah berproses dari awal tahun 2024” tegasnya.

Koperasi ini, masih kata Angga, juga akan terus menjaring talent-talent berbakat di industri gim dan membuka lapangan pekerjaan. Termasuk akan membukakan jalur kerjasama dengan para user, baik di dalam maupun luar negeri.
“Banyak teman-teman developer game itu yang programnya hanya diambil part-partnya saja untuk produk developer game di luar negeri. Dengan koperasi ini kita bisa meningkatkan perekonomian teman-teman terutama anak-anak muda,” tandas dia.
Koperasi Let’s Play Game Studio dijelaskan Angga, bergerak di bidang jasa pembuatan gim. Koperasi ini akan fokus pada pembuatan gim digital, aset-aset gim, animasi gim dan juga media pembelajaran dalam bentuk gim.

"Bentuknya berupa gim digital maupun gim non digital. Jadi bukan seperti Koperasi Simpan Pinjam yang selama ini orang kenal," imbuhnya.
Angga memaparkan, manfaat koperasi Let’s Play Game Studio ini yakni untuk meningkatkan jumlah pelaku industri gim dengan adanya pemberdayaan melalui koperasi studio gim.
"Ini akan berpotensi untuk meningkatkan jumlah pelaku industri gim di Indonesia, serta memperkenalkan bagaimana sistem koperasi bisa digeluti oleh anak-anak muda” pungkas dia.

Sebagai informasi, para pendiri koperasi ini terdiri dari berbagai macam latar belakang mulai dari game programmer, ilustrator, game desainer.
Perlu diketahui pula, Let's Play Game Studio menjadi studio game pertama yang berbadan hukum Koperasi jasa multi pihak di Indonesia. (**)
Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno