Hadirkan Paket Hemat, Selecta Diserbu Wisatawan pada Libur Lebaran 2025
Rabu, 02 April 2025 - 13:32
Hadirkan Paket Hemat, Selecta Diserbu Wisatawan pada Libur Lebaran 2025
Rabu, 02 April 2025 - 13:32 | 1377
Kunjungan wisatawan di TR Selecta meningkat pada libur lebaran 2025. Rabu (2/4/2025). (Rendi/JN)
Kota Batu, JN – Libur panjang atau long weekend menjadi momen yang tepat untuk berlibur bersama keluarga, pasangan, atau teman terdekat.
Salah satu destinasi wisata yang menjadi favorit wisatawan adalah Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu, Jawa Timur.
Manajer Taman Rekreasi Selecta, Wahyudi, mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya menghadirkan 8 wahana free, hanya cukup dengan membeli tiket masuk, tanpa kenaikan harga.
“Kami telah menyiapkan 8 wahana yang sebenarnya berbayar, namun kami gratiskan, agar pengunjung bisa mendapatkan pengalaman yang lebih seru dan menyenangkan,” ujarnya.
Delapan wahana baru tersebut antara lain 4D Cinema, Bianglala, Mobil Ayun, Dino Ranch, Sky Bike, Bumper Car, Paddle Board, dan Garden Tram. Dengan beragam pilihan wahana, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas seru yang cocok untuk semua usia.

Harga tiket masuk ke Taman Rekreasi Selecta juga masih tergolong ramah di kantong. Dengan hanya merogoh kocek mulai dari Rp80.000, pengunjung sudah dapat menikmati berbagai wahana serta pemandangan alam pegunungan yang memukau.
“Target kami selama periode H+1 hingga H+7 adalah sekitar 2.000 pengunjung per hari,” tambah Wahyudi.
Dengan adanya wahana baru dan berbagai fasilitas yang semakin lengkap, Taman Rekreasi Selecta diharapkan tetap menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan suasana sejuk khas Kota Batu.

Salah satu pengunjung, Dr Daru Iswati Ningsih mengatakan, daya tarik Selecta yang abadi adalah discovery heritage yang dimiliki.
Selain keindahan alam, nilai sejarah di Selecta sarat candu bagi pecinta wisata alam yang natural, dan tentunya memiliki riwayat panjang di Malang Raya.
"Saya asli Surabaya, cuman sudah lama menetap di Kota Malang karena saya dosen di Universitas Muhammadiyah Malang,' katanya.

Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UMM itu, memilih Selecta sebagai destinasi karena juga memberikan edukasi.
"Anak-anak kami mudik dari Jakarta, saya ajak ke Selecta selain disini taman rekreasi legendaris, banyak hal historis yang bisa saya ceritakan kepada mereka," aku dia.
Terlebih manajemen Selecta yang terus berbenah, ia melihat jika eksistensi taman rekreasi ini akan selalu bertahan di tengah perkembangan zaman.
"Banyak wisata legendaris di Malang yang tutup, bahkan saat ini dalam kondisi memprihatinkan. Namun saya lihat, Selecta selalu upgrade demi memuaskan pengunjung," pungkas dia. (*)
Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri