Kalender Wisata Kota Batu Berantakan Karena Efisiensi Anggaran
Senin, 10 Maret 2025 - 03:39
Kalender Wisata Kota Batu Berantakan Karena Efisiensi Anggaran
Senin, 10 Maret 2025 - 03:39 | 1252
Efisiensi anggaran berimbas pada pengurangan agenda pada kalender wisata. Senin (10/3/2025). (Sutikno for JN)
Kota Batu, JN — Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, mengacaukan agenda pada kalender wisata, salah satunya Kota Batu.
Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Onny Andrianto mengungkapkan, akan mengkaji ulang pelaksanaan sejumlah event yang telah disusun dalam kalender wisata 2025, sebab efisiensi anggaran.
Pada kalender wisata 2025, Onny memaparkan jika sudah terdaftar 72 event pariwisata yang mencakup berbagai kegiatan unggulan.
Beberapa diantaranya adalah event olahraga ekstrem seperti downhill, peringatan Hari Jadi Kota Batu, serta Batu Art Flower Festival yang menjadi daya tarik utama setiap tahun.
Bahkan terdapat event internasional seperti kejuaraan paralayang yang rutin digelar di Kota Batu, terpaksa harus dikaji ulang.
“Beberapa event unggulan tetap ada, termasuk paralayang tingkat internasional dan festival tahunan. Namun, kami akan melihat kembali mana yang bisa tetap berjalan dalam kondisi efisiensi anggaran ini,” jelasnya.
Kendati ada kemungkinan pengurangan event, beberapa agenda wisata yang telah dijadwalkan tetap dipersiapkan sesuai rencana.
Onny berupaya memastikan agar acara-acara yang terselenggara tetap mampu menarik kunjungan wisatawan dalam jumlah besar.
Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Batu itu menegaskan, salah satu indikator utama keberhasilan sektor pariwisata Kota Batu adalah jumlah kunjungan wisatawan.
"Pada Tahun 2025 ini Disparta Kota Batu menargetkan jumlah kunjungan wisata tembus 11,5 juta orang," tegasnya.
Target ini, dikatakannya lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2024 yang mencapai 11.005.189 wisatawan, terdiri dari 10,9 juta wisatawan domestik dan 241.205 wisatawan mancanegara. (**)
Pewarta: Zara Putri Islamia Aiska
Editor: Doi Nuri