Loading...

Pengunjung

Kuliner Malam Kota Batu Masih Terpusat di Alun-alun, Foodcourt Shining Jadi Ikon Utama

admin

admin

Senin, 19 Januari 2026 - 19:35

1298 | Bagikan

Kuliner Malam Kota Batu Masih Terpusat di Alun-alun, Foodcourt Shining Jadi Ikon Utama

admin - Pariwisata

Senin, 19 Januari 2026 - 19:35 | 1298

Foodcourt Shining rame para wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu. Senin (19/1/2026). (ADV)

KOTA BATU, jurnalnusa.com — Aktivitas kuliner malam di Kota Batu yang representatif untuk para wisatawan hingga kini masih terpusat di kawasan Alun-alun Kota Batu.

Minimnya pilihan tempat kuliner dan nongkrong yang buka hingga larut malam membuat kawasan ini menjadi satu-satunya titik keramaian wisata malam, dengan Foodcourt Shining sebagai lokasi yang dinilai paling representatif.

Bagi wisatawan, Alun-alun Kota Batu menjadi destinasi utama ketika malam tiba. Beragam pilihan makanan tersedia, namun pilihan tempat yang nyaman dan buka hingga malam hari masih terbatas di area tersebut.

“Kalau malam hari di Kota Batu paling ramai ya di Alun-alun. Pilihan kuliner ada, tapi selain itu jarang. Foodcourt Shining cukup representatif, tempatnya nyaman dan jadi pilihan utama,” ujar Rayyan. Senin (19/1/2026).

Wisatawan asal Tuban yang kuliah di Malang.
Kondisi ini membuat banyak wisatawan memilih hanya beraktivitas di Kota Batu pada pagi hingga siang hari.

Saat malam tiba, mereka cenderung bergeser ke Kota Malang yang menawarkan lebih banyak pilihan kafe dan kuliner yang buka 24 jam.

Fenomena tersebut juga terlihat pada arus lalu lintas. Mantan Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, sebelumnya menyebut bahwa saat musim libur, banyak wisatawan datang pagi ke Kota Batu dan sore hari bergerak turun ke Kota Malang.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, mengakui bahwa keterbatasan destinasi kuliner malam menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Batu.

“Memang saat ini pusat keramaian malam masih di Alun-alun. Foodcourt Shining menjadi salah satu titik yang cukup representatif, tapi ke depan kami harus menyiapkan lebih banyak tempat agar wisatawan betah di Batu sampai malam,” ujarnya.

Heli menegaskan, Pemkot Batu ke depan akan menata tata kota dan mengembangkan konsep wisata malam yang lebih beragam, agar pusat aktivitas tidak hanya terfokus di Alun-alun Kota Batu.

“Tidak hanya soal kuliner, tapi juga kenyamanan dan konsep tempat. Ini penting supaya Kota Batu punya daya tarik wisata malam yang kuat,” pungkasnya. (ADV)

Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri