Loading...

Pengunjung

Bedong, Nahkoda Sementara Perumdam Among Tirto Kota Batu

admin

admin

Jumat, 31 Januari 2025 - 18:34

1318 | Bagikan

Bedong, Nahkoda Sementara Perumdam Among Tirto Kota Batu

admin - Pemerintahan

Jumat, 31 Januari 2025 - 18:34 | 1318

Prosesi serah terima jabatan Plh Direktur Perumdam Among Tirto Kota Batu. Jum'at (31/1/2025)

Kota Batu JN – Kepemimpinan Edy Sunaedi sebagai Direktur Perumdam Among Tirto Kota Batu, resmi diserahkan kepada pejabat sementara sambil menunggu direktur yang baru.

Serah terima jabatan dilaksanakan di gedung Perumdam Among Tirto Kota Batu pada Jum’at (32/1/2025).

Pria yang tenar dengan sapaan Sikek itu, telah memimpin Perumdam selama 9 tahun dari 2016 hingga 2024.

Posisi direktur saat ini diserahkan terimakan kepada pelaksana harian (Plh) Direktur Perumdam kepada Ikhwan Hadi, atau karib disapa Bedong.

Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Batu nomor: 188.45/3/KEP/35.79.112/2025 tentang Penunjukan Pejabat Sementara Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Among Tirto.

Bedong akan menjabat paling lama 6 bulan, terhitung sejak 5 Januari 2025.

Acara Sertijab jug dihadiri, Asisten Daerah Zadim Efisiensi mewakili PJ Wali Kota Batu, Asisten ekonomi dan pembangunan Sugeng Pramono, jajaran direksi Perumdam Among Tirto, Ketua Pemuda Pancasila Kota Batu serta Kepala Desa Beji.

Sebagai pejabat sementara, Bedong, dalam sambutannya menyampaikan selama 9 tahun kepemimpinan Sokek, Perumdam Among Tirto mengalami kenaikan jumlah pelanggan.

Bedong yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Hubungan Pelanggan (Hublang) ini memberikan apresiasi kepada Sokek,  atas kerjanya selama menjabat direktur Perumdam periode 2019-2024.

Dirinya mengaku  selama kepemimpinan Sokek, Perumdam yang sebelumnya memiliki pelanggan sejumlah 9000 mengalami kenaikan mencapai hampir 20.000 pelanggan.

”Saya ingat betul dari pelanggan hanya di angka 9000, sekarang menjadi hampir di angka 20.000 itu suatu progres besar yang diberikan panjenengan kepada kami. Dan itu menjadi tantangan bagi kami sebagai pejabat sementara bisa tidaknya minimal memajukan juga semacam panjenengan,” ungkap Bedong.

Dirinya juga mengungkapkan persoalan yang dihadapi perumdam selama ini selama 2024 dimana kapasitas sumber daya air menurun.

Setiap tahun, dikatakan Bedong, sumber air semakin lama semakin turun, ini bukan hanya karena iklim panasnya, cuma pengaruh lainnya yang mempengaruhi Perumdam tidak mampu menjawabnya.

”Mungkin persoalan kebijakan yang kurang pas yang akhirnya berdampak makin parahnya debit mata air yang ada. Seperti alih fungsi hutan untuk pemukiman, wisata dan mungkin regulasi tentang sumur bor dan semuanya itu berdampak besar ,” katanya.

Sementara, dalam kesempatan berbeda, Sokek menyampaikan, pergantian pejabat BUMD merupakan hal yang lazim dan biasa terjadi di dalam rotasi pergantian pejabat pemerintahan Kota Batu terutama di BUMD sebagaimana diatur dalam PP 54 tahun 2017 yang mengatur masa bakti pejabat BUMD selama 5 tahun.

“Alhamdulillah kita bisa menjalani, melakukan tugas-tugas kita, kewajiban-kewajiban kita di dalam pelayanan air di masyarakat. Selama 9 tahun bergerak bersama-sama, berkumpul bersama-sama dengan sebuah kekuatan besar yang kita lakukan bersama dengan jargon seduluran se lawase, ini kekuatan yang luar biasa," papar dia.

Tanpa kekompakan, kata Sokek, tanpa seduluran yang dibangun bersama-sama di tubuh Perumda Among Tirto, tidak akan mungkin mencapai titik tertinggi yang sudah dilakukan saat ini.

Informasi dari Kemendagri, sesuai hasil audit kinerja, Perumdam Among Tirto mendapat urutan ke 23 sse Jawa Timur pada 2023.

"Alhamdulilah di hasil audit kinerja 2024 berdasarkan surat keputusan Kemendagri nomor 47 tahun 1999 dari rangking 23 SE Jawa Timur, kita sekarang masuk 10 besar se Jawa Timur," pungkas Sokek. (*)

Pewarta: Ayu Nadya Sukma
Editor: Doi Nuri