Loading...

Pengunjung

Bina Marga Kabupaten Malang Rampungkan Jalan Rusak di Sitirejo

admin

admin

Senin, 20 Mei 2024 - 09:04

905 | Bagikan

Bina Marga Kabupaten Malang Rampungkan Jalan Rusak di Sitirejo

admin - Pemerintahan

Senin, 20 Mei 2024 - 09:04 | 905

Petugas Bina Marga Kabupaten Malang, lakukan pengaspalan jalan rusak di Desa Sitirejo. Ahad (19/5/2024). (Doni Kurniawan/JN)

Kabupaten Malang, JN – Bersumber dari  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), akses jalan di Desa Sitirejo Kecamatan Wagir Kabupaten Malang  kini telah rampung diperbaiki dan kembali bisa dilewati semua jenis kendaraan.

Kepala Desa Sitirejo Buang Suharja mengatakan, masalah kerusakan jalan yang merupakan jalur penghubung antara Kota dan Kabupaten Malang di Dusun Mbuwek hingga Dusun Temu, sepanjang 660 meter telah diajukan lewat Musrenbang Desa (Musrenbangdes) tahun 2023 lalu.

"Setiap tahun minimal ada 3 pengajuan infrastruktur melalui Musrenbang. Terealisasi 1 saja sudah Alhamdulillah," katanya.

Selama ini, kata Buang, jalan yang dimaksud sangat memprihatinkan terlebih sangat padat pada jam tertentu.

"Dengan kondisi sekarang yang sudah bagus, tentunya kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Malang melalui Bina Marga sudah mendengarkan aspirasi masyarakat," imbuhnya.

Tanggapan Masyarakat Sitirejo yang akrab disapa Seger mengatakan, dengan adanya perbaikan setidaknya menunjang kelancaran aktivitas warga.

"Sebelumnya kondisi jalan itu seperti bukan layaknya jalan, sangat menyedihkan sekali. Pengguna jalan khususnya yang memanfaatkan akses jalan ini sangat terganggu. Alhamdulillah sekarang mulus sudah diaspal pengerjaannya pun secepat kilat," ungkap Seger.

Sebagai informasi, pada tahun 2024 Pemdes Sitirejo telah mengajukan perbaikan infrastruktur bahu jalan yang longsor di Dusun Lemah Duwur sekitar wilayah Musala Darussalam.

Musala Darussalam mendatang akan di perluas menjadi masjid. Namun saat ini kondisi bahu jalan longsor, dan Pemdes Sitirejo telah mengajukan perbaikan sebagai penunjang untuk perbaikan yang telah diusulkan melalui Musrenbang 2024. 

Kepala DPUBM Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan mekanisme dalam penanganan jalan berlubang, pertama dilaksanakan sesuai program dan mengacu usulan masyarakat.

"Untuk program sudah terencana dan dilakukan survei sebelumnya. Setelah itu baru dieksekusi," ungkap pria yang akrab disapa Oong itu.

DPUBM sudah menyiapkan berbagai media untuk masyarakat yang ingin melaporkan apabila menemukan jalan berlubang.

“Media yang kami maksud adalah E-lapor, surat warga, Instagram, dan Twitter,” katanya.

Jika terdapat kerusakan pada jalan nasional dan Jalan provinsi, Oong memastikan pihaknya akan melakukan koordinasi. Baik dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBJN) atau dinas PU Bina Marga Provinsi. (*)

Pewarta: Doni Kurniawan 
Editor: Doi Nuri