Loading...

Pengunjung

Infrastruktur 390 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Malang Hampir Semua Diselesaikan DPUBM

admin

admin

Senin, 11 November 2024 - 03:51

2361 | Bagikan

Infrastruktur 390 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Malang Hampir Semua Diselesaikan DPUBM

admin - Pemerintahan

Senin, 11 November 2024 - 03:51 | 2361

Menuju akhir tahun 2024, DPUBM Kabupaten Malang tegaskan 390 desa dan kelurahan non zero program. Senin (11/11/2024). (Doi/JN)

Kabupaten Malang, JN – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnadi Kusuma memastikan program pembenahan infrastruktur di 390 desa/l dan kelurahan di 33 kecamatan Kabupaten Malang hampir semua rampung.

Menuju akhir tahun 2024, DPUBM Kabupaten Malang terus menyasar 390 desa dan kelurahan yang non zero program infrastruktur, dengan alokasi anggaran efektif, efisien dan responsif.

"Semuanya sudah kami inventarisir. Sekira 378 desa dan 12 kelurahan mendapatkan anggaran program urgen. Sehingga efektif, efisien dan responsif," jelas pria yang akrab disapa Oong itu.

Kendati DPUBM Kabupaten Malang tidak mendapatkan tambahan alokasi anggaran di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD Kabupaten Malang Tahun 2024 khusus untuk infrastruktur, Oong memastikan jika DPUBM Kabupaten Malang bisa berkarya. 

"Walaupun dengan tidak dapat tambahan anggaran di PAK (untuk infrastruktur), bukan berarti kita tidak bisa berkarya," kata Oong.

Ia mencontohkan jalan di Jalur Lintas Barat (Jalibar) yang seharusnya bisa gelontorkan anggaran APBD Rp1 miliar lebih, nyatanya bisa diefektifkan hanya dengan Rp 600 juta.

"Jadi pada tahun ini di PAK itu tidak ada desa dan kelurahan yang zero program belanja modal. Meski murah, namun kualitas terjamin, " jelas Oong.

Mendatang, dikatakan Oong, semua desa dan kelurahan di Kabupaten Malang akan mendapatkan alokasi anggaran infrastruktur secara merata meski nilainya tidak sama.

Hingga akhir tahun 2024 ini, DPUBM Kabupaten terus melakukan inventarisasi jalan untuk dinaikkan statusnya menjadi jalan kabupaten maupun jalan nasional.

"Kami sudah menyusun kenaikan status melalui Rencana Umum Penjaringan Jalan Daerah dan dinaikkan laik fungsinya. Nanti akan naik status menjadi jalan kabupaten," kata Oong.

DPUBM Kabupaten Malang juga mengaku, terus melakukan perhitungan anggaran. Pasalnya, tidak semua jalan desa bisa dinaikkan statusnya.

Oong menerangkan, alokasi anggaran setelah PAK APBD Kabupaten Malang Tahun 2024 untuk infrastruktur masih sama, maka DPUBM Kabupaten Malang akan melakukan penghitungan alokasi anggaran kembali.

"Kemampuan anggaran kami dibanding dengan panjang jalan. Panjang jalan kita ini 1.668 Kilometer, kalau ditambah dengan jalan strategis desa, yang sudah kita ampuh di RUJJ itu kan 2.000 kilometer sekian. Nanti kalau ditambah lagi bisa jadi 2000 lebih," pungkas Oong.

Sementara itu, ia memastikan untuk persiapan libur akhir tahun bagi para wisatawan ke Kabupaten Malang, dipastikan sudah bisa menikmati jalur yang nyaman. (***)

Pewarta: Ayu Nadya Sukma
Editor: Doi Nuri