Loading...

Pengunjung

Pembangunan Daerah Terbaik Jatim Diraih Kota Malang

admin

admin

Jumat, 02 Mei 2025 - 14:13

2199 | Bagikan

Pembangunan Daerah Terbaik Jatim Diraih Kota Malang

admin - Pemerintahan

Jumat, 02 Mei 2025 - 14:13 | 2199

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat menerima penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik Jatim. Jumat (2/5/2025). (Diskominfo for JN)

Kota Malang, JN — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serahkan penghargaan pembangunan daerah terbaik se-Jawa Timur, kepada Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.

Prosesi penyerahan, dilakukan Khofifah dalam Musrenbang RPJMD Provinsi Jawa Timur di Hotel Shangri-La Surabaya, Jumat (2/5/2025).

Berdasarkan informasi dari Bappeda Provinsi Jawa Timur, terdapat empat indikator penilaian dalam ajang ini.

Yakni kinerja pencapaian pembangunan, kualitas dokumen RKPD, proses penyusunan RKPD, serta program unggulan pembangunan.

Kota Malang memperoleh nilai tertinggi di antara kota/kabupaten lain.
 

Selain Kota Malang sebagai terbaik pertama, penghargaan juga diberikan kepada Kota Pasuruan dan Kota Madiun sebagai terbaik kedua dan ketiga.

Untuk kategori kabupaten, Trenggalek dinobatkan sebagai yang terbaik, disusul Jombang dan Sidoarjo.
 

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut dan menyebutnya sebagai dorongan untuk mengawal pembangunan lima tahun ke depan. 
 

“Ini langkah awal yang baik untuk mewujudkan visi Kota Malang mbois berkelas,” ujarnya didampingi Kepala Bappeda Kota Malang, Dwi Rahayu.
 

Ia menekankan pentingnya komitmen bersama antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan target pembangunan. 
 

“Saya optimis kita bisa melaksanakan ini dengan dukungan semua pihak,” tegas Wahyu.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, antara lain Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Menteri Ekonomi Kreatif, Menteri Pekerjaan Umum, serta Kepala Bappenas.

Hadir pula Wakil Gubernur Emil Dardak, Sekjen Kemendagri, dan jajaran instansi vertikal tingkat provinsi. (**)

Pewarta: Rendi Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri