Program Mas Pj Maslahat Untuk Masyarakat Kota Mojokerto
Selasa, 30 April 2024 - 14:19 | 971
Tingkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Mas Pj ditujukan untuk kemaslahatan. Selasa (30/4/2024). (Michael/JN)
Kota Mojokerto, JN - PJ Wali Kota Mojokerto, Mohammad Ali Kuncoro dalam upaya menanggulangi masalah stunting dan kemiskinan yang masih menjadi persoalan di Kota Mojokerto, menggagas program inovatif Mas PJ Antusias Kemaslahatan (MAK).
Ali menuturkan, program MAK ini digagas agar dapat memberikan solusi konkret dalam mengatasi kemiskinan ataupun stunting.
"Masalah stunting, menjadi perhatian serius di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Mojokerto," ucapnya saat dikonfirmasi melalui whatsapp Selasa (30/4/2024).
Selain itu, Ali menjelaskan masalah kemiskinan juga menjadi tantangan yang perlu ditanggulangi dengan serius.
Menurut dia, kemiskinan tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan secara keseluruhan.

"Dalam rangka mengatasi dua masalah tersebut, saya beserta Dinkes, Dikbud, BAZ, dan camat langsung turun menemui masyarakat yang mengalami seperti salah satu janda usia 78 tahun di kelurahan Blooto Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto dan memberikan bantuan gizi pada anak usia 11 tahun di kemasan gg 7, Fabyola," beber pria yang disapa mas PJ itu
Lebih lanjut Ali mengatakan, selain masyarakat yang mengalami kemiskinan dan stunting, program MAK ini akan door to door ke masyarakat yang juga mengalami difabel, janda, dan terlantar.
"Agar program tepat sasaran kami dari awal program MAK telah melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap wilayah-wilayah di Kota Mojokerto yang memiliki tingkat stunting, kemiskinan yang tinggi ataupun difabel. Hal ini dilakukan untuk memprioritaskan wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian lebih dalam upaya penanganan masalah tersebut," seru Ali.

Ali mengungkapkan harapannya agar program MAK dapat memberikan dampak yang nyata dan positif bagi masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk terus berupaya maksimal dalam menanggulangi masalah stunting dan kemiskinan, sehingga setiap anak dan keluarga di Kota Mojokerto dapat hidup lebih sehat, sejahtera, dan berkualitas," ujarnya.

Dengan adanya program MAK yang diinisiasi oleh Pemkot Mojokerto, Ali berharap akan terjadi perubahan yang signifikan dalam menanggulangi stunting dan kemiskinan di Kota Mojokerto.
"Dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pencapaian tujuan dari program ini untuk kesejahteraan bersama," pungkasnya. (*)
Pewarta: Michael Z Sima
Editor: Doi Nuri