Loading...

Pengunjung

Rumor PDLN di DPRD Kota Malang, Made: Narsumnya Saja Kita Datangkan

admin

admin

Minggu, 31 Maret 2024 - 08:47

350 | Bagikan

Rumor PDLN di DPRD Kota Malang, Made: Narsumnya Saja Kita Datangkan

admin - Pemerintahan

Minggu, 31 Maret 2024 - 08:47 | 350

Ketua DPRD Kota Malang jawab isu PDLN yang berkembang di masyarakat. Ahad (31/3/2024). (Aril for JN)

Kota Malang, JN – Kabar pelaksanaan Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN) seluruh anggota DPRD Kota Malang, cukup membuat gaduh publik.

Namun demikian, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menepis kabar burung yang mulai santer dibahas oleh masyarakat.

Made menjelaskan, bahwa pelaksanaan PDLN tersebut masih sebatas sosialisasi dan belum pasti dapat dijalankan.

"Masih rakor, namanya rapat koordinasi tentang sosialisasi pelaksanaan Perjalanan Dinas Luar Negeri, kan bisa jadi bisa tidak" jelasnya.

Proses perjalanan dinas luar negeri, dijelaskan Made, membutuhkan persetujuan wali kota, gubernur hingga Kemendagri.

"Proses PDLN itu tidak sesederhana seperti kita kunjungan lintas daerah dalam negeri. Kalau tidak diizinkan salah satu dari ketiga lembaga ini itupun tidak bisa dilaksanakan," tegas dia.

Politisi PDI Perjuangan itu lantas menampik berita tentang 45 anggota DPRD kota Malang yang akan melakukan tur ke Eropa.

"Jelas kabar itu tidak benar. Saya tegaskan bahwa hal tersebut masih sebatas sosialisasi," tukasnya.

Mendatang, Made menyampaikan bahwa DPRD Kota Malang akan membuat terobosan agar mendatangkan narasumber untuk hadir daripada harus melakukan perjalanan dinas luar negeri.

"Sehingga kita harapkan, kita mengubah pola lebih baik kita menghadirkan narasumber saja. Artinya perjalanan dinas untuk program meningkatkan kapasitas sudah pasti tidak, tapi kalau untuk undangan kita akan lihat, itupun harus didampingi oleh Pemkot," pungkasnya.

Made menambahkan, andai benar disetujui untuk melakukan perjalanan dinas luar negeri, Made menyebutkan bahwa sesuai aturan hanya 15 orang anggota dewan yang akan berangkat. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno