Selecta Maksimalkan Perawatan Untuk Performa Maksimal Libur Lebaran
Kamis, 14 Maret 2024 - 09:06
Selecta Maksimalkan Perawatan Untuk Performa Maksimal Libur Lebaran
Kamis, 14 Maret 2024 - 09:06 | 865
Perbaikan dan perawatan Taman Rekreasi Selecta terus dilakukan menjelang libur lebaran. Kamis (14/3/2024). (Doi Nuri/JN)
Kota Batu, JN – Sepinya kunjungan wisatawan ke Taman Rekreasi Selecta pada bulan ramadan, dimanfaatkan oleh manajemen sebagai ajang perawatan dan pembenahan tempat wisata legendaris itu.
Direktur Utama PT Selecta, Sujud Hariadi memastikan beberapa wahana mengalami pergantian, dan spot wisata yang mendapatkan perawatan intensif.
"Kami tambahkan wahana Dino Ride, yang siap difungsikan saat libur lebaran mendatang," katanya. Kamis (14/3/2024).
Kendati ada penambahan wahana, Perahu Ayun yang selama ini menjadi ikon Selecta, sudah tidak terlihat lagi.

"Perahu Ayun itu sudah 15 tahun beroperasi, jadi sudah saatnya ganti suasana," imbuhnya.
Ikon wahana di Selecta lainya, seperti Biang Lala, disebut Sujud masih layak pakai sebab baru digunakan selama 5 tahun, dari 15 tahun masa pakai maksimal.
"Biang Lala aman, sepeda air yang banyak pergantian," seloroh dia.
Sepeda air yang selama ini identik dengan Angsa, Sujud menyebut akan diganti dengan model mobil VW.

Perluasan taman lumut dengan ornamen relief dari tebing alami yang selama ini menjadi sisi lain Selecta, diharapkan Sujud mampu memberikan nuansa baru.
"Perbaikan ini kami peruntukkan bagi wisatawan yang berlangganan setiap libur lebaran, agar mereka mendapatkan fasilitas dan suasana baru," ungkap Sujud.
Persiapan maksimal ini, diharapkan Sujud akan berbanding lurus dengan target pengunjung libur lebaran 2024 mulai H+1 sampai H+14 targetnya 4000 pengunjung perhari.
Mengimbangi persiapan maksimal yang dilakukan, Direktur Selecta, Pramono memastikan mitigasi bencana melibatkan BPBD Kota Batu juga dilakukan, mengingat cuaca ekstrem di Kota Batu.

"Selecta terletak di bukit antara 2 bukit, langkah antisipasi sudah menebang pohon jauh jauh hari, terutama pohon yang tidak memiliki akar tunggang yang kuat," tandas dia.
Sisi rawan dalam kondisi cuaca ekstrem saat ini, disebutkan Pram yang rawan justru saluran pipa Selecta yang lewat bawah sungai, rawan rusak saat banjir.
"Malah pipa bawah air yang sedang kami amankan, agar tidak rusak saat banjir pada hujan intensitas tinggi," pungkas dia. (*)
Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno