DPD APKLI Kota Batu Gelar Simulasi Pelaksanaan MBG
Jumat, 07 Februari 2025 - 09:54 | 1290
Para pengurus dan anggota APKLI Kota Batu laksanakan simulasi penerapan MBG. Jum’at (7/2/2025) pagi.
Kota Batu, JN – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Batu turut andil sukseskan program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Program yang dimaksud adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang akan dikawal APKLI di Kota Batu dengan langkah awal. Melakukan simulasi.
Aksi simulasi tersebut dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Junrejo 01 Kecamatan Junrejo Kota Batu pada Jum’at (7/2/2025) pagi.
Pelaksanaan simulasi tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kota Batu M. Chori, Dinas Kesehatan Kota Batu serta Mohamad Munir Ketua Koperasi Sapi Perah Margo Makmur Mandiri.
Kadindik Kota Batu M Chori menyambut baik kegiatan APKLI yang mendukung program MBG. Kepada awak media, Chori mengataka jika program ini sangat bagus untuk memenuhi kebutuhan gizi untuk anak-anak.
"MBG ini program bagus, dan sangat penting bagi pertumbuhan, daya tahan dan kesehatan mereka. Yang paling penting adalah bagaimana untuk memenuhi kebutuhan nutrisi," kata dia. Jum'at (7/2/2025).
Dalam kata sambutannya, Chori menyebut jika program MBG bisa memberikan dampak bagi daerah, Sebab sumber bahan bakunya harus berbahan basis lokal.
"Program ini sebisa mungkin dapat menggandeng pengusaha lokal baik UMKM maupun koperasi sehingga ada perputaran uang yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah," paparnya.
Mengacu pada data Dindik Kota Batu, sejumlah kurang lebih 32.383 anak sekolah mulai PAUD, SD, SMP yang masuk dalam satuan pendidikan yang akan mendapatkan program MBG.
Chori menegaskan jika program MBG ini memiliki standarisasi penyajian dan mutu sajian ketika diberikan kepada anak-anak.
"Menunya harus ketercukupan dan harus terukur. Ada standarisasinya, harus ada ahli gizi yang mengukur kebutuhan, karena setiap anak usianya berbeda kebutuhannya juga berbeda," tegasnya.
Tentang regulasi MBG yang dimaksud, Chori akan tetua memberikan edukasi kepada para pengusaha, agar memahami petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis).
"Jadi perlu digaris bawahi, bahwa program makan bergizi ini nantinya akan ditangani badan gizi nasional," tandas dia.
Sementara itu, Ketua DPD APKLI Kota Batu, Mardi Setyaningsih menjelaskan Terpilihnya SDN Junrejo 01 sebagai prioritas pelaksanaan simulasi tersebut, karena alasan mendasar.
"SDN Junrejo 01 ini adalah sekolah dasar yang memiliki program atau penyelenggara pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus atau Inklusi," katanya.
Pada kegiatan ini, pmAPKLI membagikan 400 packing makanan bergizi terdiri dari 5 menu yang berbeda setiap harinya.
"Menu yang kami sediakan merupakan hasil dari komoditi yang ada di Kota Batu, karena Kota Batu adalah kota yang agribisnis, itu yang kami angkat," imbuh dia.
Mendukung penyediaan susu segar, Ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri Mohammad Munir, berharap kepada pemerintah dapat melibatkan peternak sapi perah.
”Saya berharap masyarakat peternak sapi perah dapat ikut dilibatkan dalam rangka penyediaan atau program pemerintah makan bergizi gratis," ungkap dia.
Ia juga berharap serapan susu ini bisa maksimal, paling tidak nanti ada tambahan harga untuk peternak, dan juga untuk kebutuhan gizi, kebutuhan vitamin untuk anak siswa-siswi bisa lebih optimal. (**)
Pewarta: Ayu Nadya Sukma
Editor: Doi Nuri