Loading...

Pengunjung

ITN Malang Perkuat Jaringan Industri, Siemens Indonesia Hibahkan Software Simulasi Ketenagalistrikan

admin

admin

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:15

1151 | Bagikan

ITN Malang Perkuat Jaringan Industri, Siemens Indonesia Hibahkan Software Simulasi Ketenagalistrikan

admin - Pendidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:15 | 1151

Penandatanganan Operation Agreement Technology Grant di kantor PT Siemens Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026). (Humas for JN)

KOTA MALANG, jurnalnusa.com — Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) terus memperluas dan memperkuat jaringan kemitraan dengan industri global.

Salah satunya melalui kerja sama strategis dengan Siemens Indonesia yang diwujudkan lewat penandatanganan Operation Agreement Technology Grant di kantor PT Siemens Indonesia, Jakarta, Selasa 10 Maret 2026 selumbari.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, bersama Head of SI GSW Indonesia, Evan Sinaga.

Melalui kesepakatan ini, Siemens Indonesia menghibahkan lisensi software simulasi sistem ketenagalistrikan SINCAL, perangkat lunak yang telah menjadi standar bagi para insinyur di industri energi.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Sales Manager Grid Software Siemens Indonesia, Alif Bachtiar, serta pakar energi ITN Malang, Widodo Pudji Muljanto yang selama ini aktif menjembatani kolaborasi antara kampus dan industri.

Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar hibah teknologi, tetapi juga bagian dari strategi kampus dalam memperkuat jejaring industri guna meningkatkan kualitas pendidikan berbasis praktik.

“Kerja sama ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri sangat penting untuk menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai kebutuhan dunia kerja. Dengan dukungan teknologi dari Siemens, mahasiswa bisa belajar menggunakan tools yang sama dengan yang dipakai industri,” ujarnya saat ditemui di Kampus 1 ITN Malang, Kamis (12/3/2026).

Software SINCAL sendiri merupakan perangkat lunak simulasi yang digunakan oleh banyak perusahaan energi dan konsultan kelistrikan untuk merancang serta menganalisis jaringan tenaga listrik skala besar, termasuk yang digunakan oleh Perusahaan Listrik Negara di berbagai proyek ketenagalistrikan.

Menariknya, kerja sama ini juga lahir dari jejaring profesional yang telah lama terbangun antara dosen, alumni ITN Malang, dan pihak industri.

Sejumlah alumni serta dosen Teknik Elektro ITN Malang diketahui terlibat dalam berbagai proyek kelistrikan bersama Siemens dan PLN sebagai konsultan.

Rektor menambahkan, implementasi kerja sama akan segera dilanjutkan dengan instalasi perangkat lunak di lingkungan kampus serta pelatihan intensif bagi dosen dan mahasiswa oleh tim Siemens Indonesia.

“Mendatang, kami berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada hibah software, tetapi juga berkembang pada penelitian bersama, penguatan kompetensi mahasiswa, hingga keterlibatan industri dalam proses pembelajaran,” tambahnya.

Saat ini fokus implementasi kerja sama berada pada Program Studi Teknik Elektro. Namun ITN Malang membuka peluang perluasan kolaborasi ke program studi lain seperti Teknik Mesin dan Teknik Industri, seiring dengan keunggulan Siemens dalam bidang otomasi dan teknologi industri.

Melalui penguatan jaringan dengan industri global, ITN Malang optimistis mampu meningkatkan kualitas lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja. (**)

Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri