Loading...

Pengunjung

Juara 3 Arts North Internasional 2020 Pameran di Pethak Art Space Junrejo

admin

admin

Sabtu, 11 November 2023 - 07:12

670 | Bagikan

Juara 3 Arts North Internasional 2020 Pameran di Pethak Art Space Junrejo

admin - Pendidikan

Sabtu, 11 November 2023 - 07:12 | 670

Vincent Prijadi Purwono peraih juara 3 lomba lukis dunia dalam ajang American Nort Hard Festival 2020 pamerkan karya di Pethak Art Space Junrejo. Sabtu (11/11/2023). (Aradhana / JN)

Kota Batu, JN – Bingkaian acara peringatan Hari Pahlawan tahun 2023 ini, menjadi momentum spesial bagi masyarakat dan Pemerintah Desa (Pemdes) Junrejo.

Kehadiran Vincent Prijadi Purwono peraih juara 3 lomba lukis dunia dalam ajang Arts North International 2020 turut andil dalam pameran karya lukis faktornya.

Agenda pameran bertajuk Appreciation Heroism Art Exhibition yang berlangsung dari kemarin, Jumat (10/11/2023) hingga 3 pekan mendatang di Pethak Art Space Desa Junrejo menarik antusias masyarakat, khususnya mereka yang memiliki anak berkebutuhan khusus (ABK).

Terang saja, Vincent sang juara dunia lukis itu adalah seorang ABK dengan segudang prestasi dan pencapaian gemilang dalam menekuni hobi melukisnya, bahkan melewati batas kemampuan orang normal pada umumnya.

Owner Vinautism Citraland Galery Surabaya, Rudi Purwono yang merupakan ayah kandung dari Vincent rela berbagi kiat dan motivasi bagi masyarakat Kota Batu yang hadir dalam pendampingan buah hati dengan kategori ABK.

Kiat-kiat dalam penanganan ABK yang disampaikan Rudi, adalah tentang bagaimana kemudian menggali potensi ABK, terutama anak dengan authisme.

"Vincent ini authis tentrum, dengan kadar emosi yang meledak-ledak hingga sering menyakiti diri sendiri. Namun semua berubah setelah saya menemukan solusi yang tepat dalam penanganannya," ujar Rudi.

Ia mengisahkan, setelah memutuskan putus sekolah dari salah satu SMP di Surabaya dan didampingi oleh therapist autis, Torando rodina, perkembangan bakat minat Vincent mulai terlihat, yakni melukis.

"Ketika melukis, Vincent menjadi lebih tenang dan ekspresif. Melukis juga sebagai ruang komunikasi dia dalam mengekspresikan apa yang dirasakan," kisah dia.

Setelah teridentifikasi bahwa melukis adalah sumber ketenangan bagi putera ke-2 dari 3 bersaudara itu, Rudi dibantu oleh almarhum Agus Sujatno, seorang pelukis ya g dengan sabar mengasah kemampuan Vincent.

Sepeninggal Agus, tugas mendampingi Vincent mengembangkan potensi menjadi seorang pelukis dilanjutkan oleh Dyan Condro hingga hari ini.

Pemuda kelahiran 13 Oktober 2023 itu pun semakin melejit dengan karya-karyanya pada tingkat nasional, bahkan menjuarai kompetisi dunia di Amerika pada 2020 silam.

Putera pasangan Rudi Purwono dan
Margie Prijadi Purwono ini, bahkan mampu menghasilkan 1 lukisan setiap bulan dan setiap karya itu rampung, sudah ditunggu peminat lukisan.

"Setiap lukisan rata-rata bisa laku Rp20 juta," ujar pria yang juga pemilik galery lukisan itu.

Lukisan kereta api yang menjadi khas dari Vincent, bahkan pernah diundang langsung bertemu dengan Presiden Jokowi saat peresmian Kereta Cepat
Jakarta - Bandung pada Senin (2/10/2023) lalu.

Karya-karya Vincent tentang kereta api, diceritakan Rudi, sudah tersebar di berbagai stasiun se-Indonesia. Karya lukis Vincent hingga saat ini bahkan telah melebihi 300 karya. (*)

Pewarta: Mahsya Zeta Aradhana
Editor: Doi Nuri