MA Bilingual Resmi Bertransformasi Jadi MAN 2 Kota Batu, Perkuat Pendidikan Berbasis Keagamaan
Jumat, 24 April 2026 - 04:00
MA Bilingual Resmi Bertransformasi Jadi MAN 2 Kota Batu, Perkuat Pendidikan Berbasis Keagamaan
Jumat, 24 April 2026 - 04:00 | 1095
Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto, meresmikan perubahan status MA Bilingual menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Batu. Kamis (23/4/2026). (Muhammad Fuadi for JN)
KOTA BATU, jurnalnusa.com — Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Batu, Heli Suyanto, meresmikan perubahan status MA Bilingual menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Batu. Peresmian tersebut berlangsung di lingkungan sekolah yang berlokasi di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kamis (23/4/2026).
Perubahan status ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan pendidikan berbasis keagamaan sekaligus memperluas akses pendidikan menengah negeri di Kota Batu.
Dalam sambutannya, Heli Suyanto menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batu untuk terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam pembangunan sektor pendidikan.
|
Baca juga:
UMM Pertegas Komitmen Sebagai Kampus Inklusi |
Ia menilai keberadaan madrasah negeri memiliki peran penting dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
“Pemerintah daerah pastinya tetap akan berkolaborasi dengan Kementerian Agama. Sinergi ini sangat penting karena sekolah-sekolah di bawah naungan Kemenag merupakan bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia di Kota Batu. Hubungan harmonis ini telah terjalin lama dan akan terus kita perkuat melalui berbagai program dukungan infrastruktur maupun kebijakan,” ujar Heli.
Ia juga mengapresiasi capaian MA Bilingual yang selama ini berhasil menorehkan berbagai prestasi hingga tingkat internasional.
Dengan status baru sebagai MAN 2 Kota Batu, diharapkan kualitas tata kelola, mutu akademik, serta prestasi peserta didik dapat terus meningkat dan mampu bersaing di level nasional maupun global.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, A. Sruji Bachtiar, menjelaskan bahwa kehadiran MAN 2 Kota Batu akan melengkapi kawasan pendidikan madrasah terpadu di wilayah tersebut.
Menurutnya, kawasan tersebut mencakup jenjang pendidikan mulai dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), hingga Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dalam satu area terintegrasi.
Hal ini dinilai sebagai langkah penting dalam menghadirkan sistem pendidikan berkelanjutan yang memadukan sains, teknologi, dan nilai-nilai keagamaan.
“Integrasi ini menjadi fondasi kuat untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan spiritualitas yang baik,” ungkapnya. (**)
Pewarta: Rendika Rakita
Editor: Doi Nuri