Loading...

Pengunjung

Pembukaan Pesmaba UMM 2024 Angkat Isu Lingkungan Hidup

admin

admin

Selasa, 10 September 2024 - 09:54

989 | Bagikan

Pembukaan Pesmaba UMM 2024 Angkat Isu Lingkungan Hidup

admin - Pendidikan

Selasa, 10 September 2024 - 09:54 | 989

Ribuan Maba UMM ikuti pembukaan Pesmaba 2024. Selasa (10/9/2024). (Humas UMM for JN)

Kota Malang, JN – Mengusung tema ‘Generasi Digital Generasi Penyelamat Bumi’, mahasiswa baru UMM didorong untuk menjadi generasi pelopor dalam upaya penyelamatan bumi.

Sekira 7 ribuan mahasiswa baru (Maba) UMM yang dijuluki dengan Gen 24 UMM lepas ribuan burung perkutut sebagai pembuka gelaran Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Selasa (10/9/2024).

Perwakilan dari Kodam V/ Brawijaya Brigadir Jenderal Ramli SE, yang mewakili Mayjen TNI Rudy Saladin MA mengatakan UMM benar-benar menunjukkan komitmennya untuk menghadapi tantangan mendatang.

Ia menyebut hal itu, dibuktikan dengan ide-ide berkemajuannya dalam mencetak generasi yang unggul. Tidak hanya unggul bagi dirinya pribadi, namun juga unggul pagi lingkungan sekitar.

“Kita tahu bersama bahwa UMM menjadi salah satu perguruan tinggi paling terkemuka. Apalagi sekarang memadukan antara narasi digital dan lingkungan," kata Ramli.

Dia memandang, ada korelasi yang sangat kuat dan stabil dari perpaduan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang begitu cepat.

"Meski begitu harus tetap memperhatikan upaya-upaya menjaga lingkungan,” ungkapnya.

Terkait pelepasan ribuan burung perkutut lokal (geopleia striata), Kepala Infokom UMM Dr Ir Suyatno MSi menjelaskan bahwa itu menjadi  salah satu bentuk komitmen UMM untuk menjaga ekosistem dan pelestarian lingkungan.

Utamanya dalam rangka menyukseskan misi penyelamatan bumi. Burung-burung ini dilepaskan dan bebas hidup di alam kemudian menciptakan harmoni dan lingkungan yang asri, indah, dan nyaman.

“Sebelum dilepaskan, burung-burung tersebut sudah dipantau langsung oleh Kelompok Studi Satwa Liar (KSSL) Kehutanan UMM. Mulai dari aspek makan dan keperluan lainnya sampai mereka bisa hidup secara mandiri di lingkungan kampus,” ungkapnya.

Hal lain yang tak kalah menarik adalah maskot SWANUMM yang menjadi simbol dari atmosfer prestasi dan keindahan kampus. Mendorong kehidupan yang mampu berdampingan dengan alam dan pelestarian satwa endemik.

Ini juga sekaligus menjadi komitmen UMM untuk terus menjaga dan melestarikan bumi sesuai dengan nilai-nilai sustainable development goals (SDGs).

Sementara itu, Rektor UMM Prof Dr Nazaruddin Malik SE MSi menyebutkan, sederet alasan mengapa Pesmaba tahun ini mengampanyekan penyelamatan bumi.

Hal itu berangkat dari realita bahwa banyak sumber daya alam mengalami penurunan kualitas. Maka, masyarakat harus mengambil tindakan cepat dan tepat. Khususnya para akademisi dan anak-anak muda yang harus disiapkan menjadi generasi penyelamat bumi.

“Gen-24 ini memang kami proyeksikan sebagai generasi digital yang dapat berkontribusi secara signifikan dalam upaya penyelamatan bumi. Melalui pemanfaatan teknologi yang cerdas, kreativitas, dan semangat kolaboratif, generasi ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Terakhir, Nazar sapaan akrabnya berharap bahwa ke depan Gen 24 ini dapat menjadi insan akademis yang kreatif serta inovatif. Sekaligus dapat menjadi pemimpin yang mampu mengabdikan diri kepada masyarakat dengan dedikasi penuh dan tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah. (**)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno