Loading...

Pengunjung

Program PROTEG Jadi Solusi Ekonomi Guru Honorer, Disdik Jatim Dorong Kesejahteraan Berkelanjutan

admin

admin

Kamis, 05 Februari 2026 - 07:05

1912 | Bagikan

Program PROTEG Jadi Solusi Ekonomi Guru Honorer, Disdik Jatim Dorong Kesejahteraan Berkelanjutan

admin - Pendidikan

Kamis, 05 Februari 2026 - 07:05 | 1912

Program PROTEG, tunjang guru honorer yang kini memiliki usaha mandiri di berbagai sektor. Kamis (5/2/2026). (Disdik Jatim for JN)

SURABAYA, jurnalnusa.com — Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur terus menghadirkan solusi konkret bagi peningkatan kesejahteraan guru honorer melalui Program Terapan Ekonomi Kreatif untuk Guru (PROTEG).

Program ini terbukti mampu menjawab persoalan ekonomi guru honorer dengan mendorong lahirnya wirausaha mandiri yang berkelanjutan.

Melalui sharing session Program PROTEG, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menampilkan keberhasilan 30 guru honorer yang kini memiliki usaha mandiri di berbagai sektor, seperti kuliner, percetakan, usaha permainan anak-anak, tata busana, hingga bidang usaha kreatif lainnya.

Usaha-usaha tersebut tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga telah dilengkapi legalitas, sehingga memberikan kepastian usaha dan peluang ekspansi ke depan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa Program PROTEG dirancang sebagai solusi nyata atas tantangan ekonomi yang selama ini dihadapi guru honorer.

“Guru honorer membutuhkan solusi yang berkelanjutan. PROTEG hadir bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi membuka jalan kemandirian ekonomi melalui penguatan kewirausahaan yang legal dan terarah,” ujar Aries.

Menurutnya, peningkatan kesejahteraan guru honorer merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas pendidikan.

Guru yang memiliki ketenangan ekonomi diyakini akan lebih fokus, profesional, dan berdedikasi dalam menjalankan tugas mengajar.

Aries juga menekankan bahwa keberhasilan PROTEG tidak lepas dari kolaborasi strategis antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Kolaborasi ini berperan dalam membekali guru honorer dengan pengetahuan manajerial, inovasi usaha, serta pendampingan berkelanjutan.

“Ketika kebutuhan ekonomi guru terjawab, maka kualitas pembelajaran akan meningkat. Inilah bentuk pendidikan berdampak yang kita bangun, dimulai dari kesejahteraan pendidiknya,” tegasnya.

Program PROTEG diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi guru honorer yang dapat direplikasi dan dikembangkan lebih luas, sekaligus menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat ketahanan ekonomi pendidik dan kualitas pendidikan secara beriringan. (**)

Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri