BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur
Jumat, 31 Januari 2025 - 18:11 | 1206
Cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur yang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi. Jum’at, (31/1/2025). (freepik)
Surabaya, JN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur yang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi. Cuaca ekstrem ini diprediksi terjadi pada 27 Januari hingga 5 Februari 2025.
Melansir dari malangraya_info Beberapa daerah yang diperkirakan terdampak antara lain Kabupaten Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Jember, Jombang, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Nganjuk, Ngawi, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Tuban, serta Kota Surabaya, Batu, Blitar, Kediri, Malang, Madiun, Mojokerto, Pasuruan, dan Probolinggo.
BMKG menjelaskan bahwa kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi oleh fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer Rossby yang melintasi wilayah Jawa Timur.
Selain itu, aktifnya Monsun Asia dan suhu muka laut yang hangat di perairan sekitar Jawa Timur meningkatkan suplai uap air ke atmosfer, sehingga memicu pertumbuhan awan hujan.
Diperkirakan juga terbentuk daerah siklonik di Samudera Hindia sebelah selatan Jawa Timur yang berkontribusi pada peningkatan intensitas hujan.
Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Wilayah dengan topografi curam atau bergunung diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap risiko banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Selain itu, pengendara diharapkan lebih waspada terhadap jalan licin, pohon tumbang, dan jarak pandang yang berkurang akibat cuaca buruk.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui citra radar cuaca dan informasi terkini dari sumber resmi guna mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi. (**)
Pewarta : Zara Putri Islamia Aiska
Editor : Doi Nuri