Loading...

Pengunjung

Hujan Deras Picu Banjir Lumpur di Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Akses Menuju Selecta Sempat Terganggu

admin

admin

Kamis, 02 April 2026 - 14:18

1329 | Bagikan

Hujan Deras Picu Banjir Lumpur di Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Akses Menuju Selecta Sempat Terganggu

admin - Peristiwa Daerah

Kamis, 02 April 2026 - 14:18 | 1329

Petugas Damkar dan Polsek Bumiaji melakukan evaluasi material banjir. Kamis (2/4/2026). (Suliono for JN)

KOTA BATU, jurnalnusa.com — Hujan dengan intensitas tinggi kembali menyebabkan banjir lumpur di Desa Tulungrejo yang masuk di wilayah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (2/4/2026) sore.

Sebelumnya banjir terjadi di jalan utama Dusun Banyuning, Desa Punten. Sore ini peristiwa serupa kembali melanda jalur menuju Taman Wisata Selecta yang berada di Desa Tulungrejo sekitar pukul 16.00 WIB.

Kepala Desa Tulungrejo, Suliono mengatakan, banjir yang terjadi berupa luapan air bercampur material lumpur, tanah, bebatuan, hingga batang pohon.

"Derasnya aliran air disebabkan tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut dalam waktu cukup lama," katanya.

Ia menambahkan, material yang terbawa arus menutup badan jalan, sehingga menghambat akses lalu lintas dari dan menuju kawasan wisata.

"Alhamdulillah masyarakat, kepolisian, dan Damkar cepat  bertindak, sebab bisa membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua yang melintas di jalur tersebut.

Warga setempat menyebutkan, banjir terjadi karena saluran irigasi tidak mampu menampung volume air yang meningkat drastis. Akibatnya, air meluap ke jalan dan membawa berbagai material dari area sekitar.

Dalam video yang beredar di kalangan warga sekitar Selecta, terlihat para pengendara dan masyarakat harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan yang tertutup lumpur tebal. Beberapa di antaranya bahkan memilih berhenti menunggu kondisi lebih aman.

Selain lumpur, arus banjir juga membawa sampah organik dan batang kayu yang kemudian menyumbat saluran drainase di sekitar lokasi, memperparah genangan.

Hingga berita ini diturunkan, warga bersama petugas terkait masih melakukan upaya pembersihan material menggunakan alat pemadam kebakaran serta peralatan seadanya.

Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pembukaan akses jalan agar dapat kembali dilalui secara normal. (**)

Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri