Loading...

Pengunjung

SMSI Malang Raya Dukung Aksi "Kami Bukan Londo Ireng", Pernyataan Peyoratif Presiden Lukai Martabat Jurnalis

admin

admin

Senin, 27 Juli 2026 - 00:55

1937 | Bagikan

SMSI Malang Raya Dukung Aksi "Kami Bukan Londo Ireng", Pernyataan Peyoratif Presiden Lukai Martabat Jurnalis

admin - Peristiwa Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 00:55 | 1937

Poster dukungan SMSI Malang Raya atas aksi protes sikap peyoratif Prabowo. Senin (27/07/2026). (Eko for JN)

KOTA MALANG, jurnalnusa.com — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Malang Raya menyatakan dukungan penuh terhadap aksi unjuk rasa bertajuk "Kami Bukan Londo Ireng!" yang akan digelar aliansi jurnalis di Bundaran Tugu Kota Malang hari ini Senin (27/7/2026) pukul 10.00 WIB.

Dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk solidaritas atas aspirasi insan pers yang memprotes pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyamakan wartawan dengan "Londo Ireng".

Ketua SMSI Malang Raya, Doi Nuri, mengatakan organisasi perusahaan media yang dipimpinnya mendukung sepenuhnya penyampaian aspirasi secara damai sebagai bagian dari kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi.

"Sebagai organisasi perusahaan media, kami mendukung sepenuhnya orasi dan penyampaian aspirasi kawan-kawan jurnalis atas sikap peyoratif Presiden RI Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut telah melukai martabat profesi wartawan yang selama ini menjalankan tugas jurnalistik untuk kepentingan publik," kata Doi Nuri.

Menurutnya, kritik dan kontrol sosial yang dijalankan pers merupakan bagian dari fungsi demokrasi yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Karena itu, setiap pihak, termasuk pejabat negara, diharapkan menghormati profesi wartawan dan tidak melontarkan pernyataan yang dapat merendahkan independensi pers.

Aksi "Kami Bukan Londo Ireng!" diinisiasi oleh aliansi jurnalis Malang Raya yang terdiri atas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Malang, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Malang Raya, dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang.

Demonstrasi dijadwalkan berlangsung pagi ini mulai pukul 10.00 WIB di Bundaran Tugu Kota Malang.

Melalui aksi tersebut, para jurnalis menyampaikan keberatan terhadap pernyataan Presiden Prabowo yang menyebut wartawan sebagai "Londo Ireng", istilah yang pada masa kolonial digunakan untuk menyebut orang Indonesia yang dianggap membantu penjajah.

Para peserta aksi berharap pemerintah menghormati kebebasan pers dan menjaga hubungan yang konstruktif dengan insan media sebagai salah satu pilar demokrasi. (*)

Pewarta: Rendika Rakita
Editor: Rio Mulyana Badia