Bupati Malang M Sanusi Hadiri Retret di Magelang Meski Dilarang PDI Perjuangan
Sabtu, 22 Februari 2025 - 11:32
Bupati Malang M Sanusi Hadiri Retret di Magelang Meski Dilarang PDI Perjuangan. Jum’at, (21/2/2025). (Tangkap layar instagram)
Kabupaten Malang, JN – Bupati Malang, M Sanusi, tetap menghadiri agenda retret di Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat (21/2), meskipun seluruh kader PDI Perjuangan yang baru dilantik sebagai kepala daerah dilarang mengikuti kegiatan tersebut.
Melansir dari koranmemo.com Hal ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah. Menurutnya, Sanusi akan menjalani retret selama delapan hari, mulai 21 hingga 28 Februari 2025.
"Pak bupati mulai hari ini sampai 28 Februari 2025 giat retret di Magelang," ujar Nurman.
Meski demikian, Nurman menegaskan bahwa Sanusi tetap menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah. Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Malang akan tetap berjalan dengan komunikasi melalui teknologi informasi.
"Sebetulnya untuk Abah Sanusi tetap berkinerja memimpin Pemkab Malang. Kami terus berkomunikasi untuk jalannya kedinasan melalui sarana TI, VC, WA, dan lain-lain. Tidak terpengaruh dengan ketidakhadiran beliau secara fisik," jelasnya.
Sementara itu, untuk sementara waktu, Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, akan menggantikan kehadiran Sanusi di Kabupaten Malang. Lathifah dijadwalkan memimpin apel pagi pertama sebagai Wakil Bupati pada Senin, 24 Februari 2025.
Sanusi dan Lathifah Shohib sebelumnya ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Malang periode 2025-2030 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang.
Pasangan yang diusung oleh PKB, Partai Gerindra, PDIP, Partai NasDem, Partai Gelora, PSI, dan PPP ini meraih kemenangan dalam Pilbup Malang 2024 dengan perolehan 782.356 suara atau 66,22 persen dari total suara sah.
Keputusan Sanusi untuk tetap mengikuti retret bertentangan dengan instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Megawati sebelumnya melarang seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan menghadiri retret di Magelang yang berlangsung pada 21-28 Februari 2025.
Instruksi tersebut dikeluarkan tak lama setelah Sekjen PDI Perjuanga, Hasto Kristiyanto, resmi menjadi tahanan KPK.
Dalam surat instruksi yang ditandatangani pada Kamis 20 Februari 2025, Megawati meminta kader PDI Perjuangan yang sudah dalam perjalanan ke Magelang untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut.
"Tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call," demikian bunyi surat instruksi Megawati.
Dengan langkah Sanusi yang tetap menghadiri retret, situasi ini berpotensi memicu dinamika politik di internal PDI Perjuangan. (*)
Pewarta : Zara Putri Islamia Aiska
Editor : Doi Nuri