Demonstran 'Bayaran' Serang KPU Batu, Tidak Kuasai Materi Balik Kanan Karena Malu
Kamis, 21 November 2024 - 09:39
Belasan demonstran orasi di depan kantor KPU Batu. Kamis (21/11/2024). (Doi/JN)
Kota Batu, JN – Beberapa jam sebelum perhelatan debat publik Pasangan Calon (Paslon) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Kota Batu, kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu digeruduk sekira 11 remaja.
Mengatasnamakan Aliansi Peduli Demokrasi (APD) Kota Batu, 2 orang koordinator aksi bergantian menyampaikan aspirasi dan menuntut Ketua KPU Batu Heru Joko Purwanto keluar menemui mereka.
Para demonstran itu mengklaim jika KPU Batu berpihak kepada salah satu Paslon, dan tidak melakukan publikasi iklan bagi salah satu Paslon pada 11 November 2024 lalu.

Heru dengan tenang menghadapi belasan remaja tersebut, dan memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang dilontarkan kepadanya.
"Sebentar dulu, jika ada temuan kami melakukan kecurangan, silakan datang ke Bawaslu dan laporkan kami," kata Heru.
Ketua KPU Kota Batu ini, juga menyayangkan langkah sembrono para demonstran yang ia nilai salah alamat dalam menyampaikan aspirasi.

"Saya angkat topi kepada adik-adik (demonstran, red) yang lantang menyampaikan demokrasi, namun masalahnya ini salah tempat.
Kendati demikian, Heru enggan menandatangani nota kesepahaman dengan demonstran, sebab dianggap datang tidak membawa data yang mengerucut pada permasalahan yang diangkat.

Selanjutnya, koordinator aksi demonstrasi ketika ditanya awak media terkait independensi aksi mereka, beberapa kali salah memberikan informasi.
Dicecar pertanyaan oleh para jurnalis, koordinator aksi yang mengaku bernama Rizki Putra bahkan tidak bisa menunjukkan identitas diri saat ditanyakan awak media.
Merasa tidak mampu menjawab pertanyaan wartawan, Rizky Putra yang sebenarnya bernama Kholiq, melarikan diri dari halaman kantor KPU Kota Batu. (*)
Pewarta: Ayu Nadya Sukma
Editor: Doi Nuri