DPRD Kota Malang Umumkan Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih 2024
Senin, 10 Februari 2025 - 16:19
Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilih dalam pemilihan Walikota dan Wakil walikota Malang Tahun 2024.Senin,(10/2/2025).(Zara/JN).
Kota Malang, JN – DPRD Kota Malang menggelar rapat pengumuman penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang terpilih dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang 2024 pada Senin (10/2/2025).
Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Siraduhita, menyampaikan bahwa acara ini merupakan bagian dari proses estafet kepemimpinan di Kota Malang.
Dalam kesempatan tersebut, Amithya menegaskan bahwa pemerintahan baru akan menerima catatan-catatan penting dari DPRD mengenai kebijakan yang perlu diteruskan maupun diperbaiki.
Ia berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dapat menjalankan visi dan misi dengan baik serta berkolaborasi dengan legislatif demi kemajuan Kota Malang.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, turut menyampaikan ucapan selamat kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin.

Iwan dalam sikap optimistis, meyakini bahwa kepemimpinan baru ini akan membawa Kota Malang ke arah yang lebih baik.
“Saya yakin dan berharap program-program prioritas yang sudah dirancang bisa dilanjutkan, termasuk penanganan banjir dan revitalisasi Pasar Besar,” ujar Iwan.
Dalam rapat tersebut, turut dibahas kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat senilai Rp130 miliar.
Pj Wali Kota Malang itu memastikan bahwa efisiensi ini harus dilakukan tanpa mengganggu program prioritas yang telah direncanakan.

Pada sisi lain, Wali Kota Malang terpilih, Wahyu Hidayat, mengungkapkan bahwa dirinya bersama Ali Muthohirin telah menyiapkan visi dan misi yang akan dijalankan.
Pelantikan resmi mereka akan digelar pada 20 Februari 2025 di Jakarta, dan keesokan harinya mereka akan mengikuti retret kepemimpinan di Magelang.
“Kami akan melanjutkan program yang sudah berjalan serta memastikan efisiensi anggaran tetap selaras dengan kepentingan masyarakat,” ujar Wahyu.
Terkait kebijakan efisiensi, Wahyu menegaskan bahwa ia dan Ali akan mempelajari dampaknya terhadap program-program yang telah direncanakan.

Mereka juga akan melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan kebijakan ini berjalan tanpa menghambat pembangunan Kota Malang.
Dalam diskusi akhir, Wahyu menyebut bahwa beberapa sektor seperti pasar dan parkir akan menjadi perhatian khusus dalam masa kepemimpinannya.
Wahyu akan segera menggelar pertemuan dengan OPD terkait untuk membahas progres dan langkah strategis ke depan.
Dengan pengumuman ini, Kota Malang bersiap memasuki babak baru kepemimpinan di bawah Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin.
Semua pihak berharap pemerintahan baru dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat Kota Malang. (*)
Pewarta : Zara Putri Islamia Aiska
Editor : Doi Nuri