Loading...

Pengunjung

Empat Tokoh PKB Kota Batu Disodorkan ke DPP, Bidik Kemenangan Kedua di Pemilu dan Pilkada 2029

admin

admin

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:10

1090 | Bagikan

Empat Tokoh PKB Kota Batu Disodorkan ke DPP, Bidik Kemenangan Kedua di Pemilu dan Pilkada 2029

admin - Politik

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:10 | 1090

Muscab DPC PKB Kota Batu targetkan kemenangan partai. Sabtu (28/3/2026). (Rizky firmansyah JN)

KOTA BATU, jurnalnusa.com — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Batu menuntaskan Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Selecta, Sabtu (28/3/2026) malam.

Forum ini menghasilkan empat nama kandidat ketua yang akan diusulkan ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) sebagai bagian dari strategi besar memenangkan Pemilu dan Pilkada 2029.

Sekretaris DPC PKB Kota Batu, Asep Ghozi Sulaiman, menyampaikan bahwa Muscab kali ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai periode 2026–2031.

“Berdasarkan hasil rapat pleno, muncul empat kader terbaik yang akan memperebutkan kursi kepemimpinan DPC PKB Kota Batu,” ujar Asep.

Keempat nama tersebut yakni Nurochman, M Didik Subianto, Dewi Kartika, dan M Hasan Abdillah. Namun demikian, penetapan ketua tidak dilakukan di tingkat cabang.

“Nama-nama ini akan dibawa ke DPP untuk mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Keputusan akhir sepenuhnya menjadi kewenangan pusat,” jelasnya.

Asep menegaskan, Muscab bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan bagian dari transformasi besar untuk menjaga dominasi PKB di Kota Batu sekaligus memperkuat daya saing menghadapi kontestasi politik ke depan.

Seluruh elemen partai turut hadir dalam Muscab tersebut, mulai dari Fraksi PKB DPRD Kota Batu, jajaran pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC), hingga pengurus ranting se-Kota Batu.

Kehadiran perwakilan DPW dan DPP PKB juga memperkuat legitimasi proses regenerasi kepemimpinan ini.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Jawa Timur, M Subaidi, yang membacakan sambutan Ketua DPW Abdul Halim Iskandar, menegaskan bahwa Muscab merupakan titik awal konsolidasi menuju kemenangan politik berikutnya.

“PKB tidak boleh sekadar hadir di kertas suara. PKB harus menjadi jawaban atas persoalan masyarakat, mulai dari kemiskinan, ketimpangan, hingga keterbelakangan,” tegas Subaidi.

Ia juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan demografi pemilih, khususnya dengan meningkatnya dominasi generasi milenial dan Gen Z pada Pemilu 2029.

Karena itu, kader diminta menyesuaikan strategi komunikasi politik agar lebih relevan dengan generasi muda.

Selain itu, soliditas kader disebut sebagai kunci utama kemenangan. Subaidi mengingatkan bahwa keberhasilan partai tidak datang secara instan, melainkan melalui kerja keras, militansi, dan kaderisasi yang kuat.

“Tidak ada kemenangan yang jatuh dari langit tanpa kerja keras. Solidaritas kader adalah bahan bakar utama untuk memenangkan partai,” ujarnya.

Melalui Muscab ini, PKB Kota Batu menegaskan komitmennya melakukan transformasi menyeluruh, termasuk menyiapkan kepemimpinan yang tangguh, inovatif, dan adaptif.

Target besar pun dipasang, yakni mengamankan kemenangan kedua pada Pemilu dan Pilkada 2029.

Dengan langkah strategis tersebut, PKB optimistis dapat terus memperkuat posisi sebagai kekuatan politik transformatif sekaligus mengawal aspirasi masyarakat di Kota Batu dalam lima tahun mendatang. (*)

Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri