Harapan Budayawan Kota Batu Untuk Bacakada Rizal Buah Tangan
Sabtu, 11 Mei 2024 - 03:58
Didik Sumintarjo memberikan pandangan atas rumor pencalonan Bacakada Kota Batu. Sabtu (11/5/2024). (Didik for JN)
Kota Batu, JN – Ekspektasi besar salah satu Budaawan Kota Batu Didik Sumintarjo, atas rumor pengusaha muda yang merupakan Owner Pusat Oleh-oleh Buah Tangan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Didik mengungkapkan jika setiap warga negara berhak maju jadi wali kota atau bupati, selama memenuhi persyaratan seperti ketetapan Undang-undang Dasar (UUD) 1945.
"Selama ia berusia minimal 25 tahun, Setia kepada Pancasila, berlandaskan UUD 45, dan berprinsip Bhineka Tunggal Ika, tentunya pada NKRI dan ada partai yang mengusungnya, atau ada sejumlah masyarakat yang mendukungnya lebih kurang 16.000 suara, selesai," papar Didik.
Ia menekankan kepada bakal calon dari kalangan muda, agar
Keunggulan Kota Batu harus dijadikan landasan pembangunan dan yang memungkinkan memberi kesejahteraan pada masyarakat.

"Saya mendukung adanya tokoh muda maju, minimal paham akan aturan pencalonan. Rizal pengusaha muda sukses dalam memanage usahanya, semoga juga dia memahami sistem birokrasi," harapnya.
Penyampaian Didik, berdasarkan regulasi dalam cara pengambilan keputusan. Ada regulasi pelaksanaan keputusan, yang tentunya sangat berbeda dengan swasta.
"Katakan mengerti tata kelola pemerintah, harus punya sikap tegas dalam menjalankan roda pemerintah. Saat ini di pemerintahan banyak orang paham dan pinter kenyataannya juga gak berjalan baik baik saja," papar dia.
Didik berharap Rizal mampu menjadi tokoh muda yang punya gagasan dan punya sikap kepemimpinan dan peduli pada wilayah, serta punya kepemimpinan yang kuat dan didukung oleh kekuatan politik yang kuat mudah mudahan bisa mengelola menjadi baik.
"Perlu diingat, yang dihadapi adalah massa yang heterogen. Tapi kalau mampu menyatukan segala unsur itu, ya baru anak muda luar biasa," harap dia.

Selanjutnya, Rizal harus paham kenapa Kota Batu ini didirikan, dan makna Sesanti kota batu itu apa? Hakarya Guna Memayu Bawono itu apa? Sehingga Sesanti itu bisa dimanifestasikan dalam segala kebijakannya.
"Selama ia paham, maka Rizal akan tahu persis keunggulan Kota Batu, sehingga pembangunan bisa menguatkan dan menjaga keunggulan tersebut," tegas dia.
Sebagai pemimpin, Didik mendorong Rizal harus konsisten dalam melakukan pembangunan berdasarkan perencanaan jangka menengah yang dibuatnya.
"Jangan sampai perencanaan yang menyimpang ditoleransi. Tegas dan disiplin dalam memanage birokrat dalam melaksanakan pengabdian pada rakyat," tandas dia.
Terakhir, Didik berharap setiap pemimpin mampu menjaga alam, peduli pada kesejahteraan manusia dan menjaga kehormatan lembaga yang dipimpinnya.
"Klasik tapi yo kudu, yen ora yo opo unggule bocah enom," tutup Didik. (*)
Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno