Loading...

Pengunjung

Hari Fraksi PKB Serap Aspirasi Warga, Pendidikan hingga Infrastruktur Air Bersih Jadi Sorotan

admin

admin

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:00

1657 | Bagikan

Hari Fraksi PKB Serap Aspirasi Warga, Pendidikan hingga Infrastruktur Air Bersih Jadi Sorotan

admin - Politik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:00 | 1657

Kegiatan dipimpin Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Batu Hasan Abdillah didampingi Bendahara DPC PKB Kota Batu Didik Subianto serta anggota Fraksi PKB, yakni Sudiono, Nur Ali, dan Rosidah Erawati. Jumat (17/07/2026). (Doi Nuri / JN)

KOTA BATU, jurnalnusa.com — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Batu menggelar kegiatan "Hari Fraksi" di Rumah Aspirasi Fraksi PKB Kota Batu, Jumat (17/7/2026).

Forum tersebut dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menghimpun berbagai masukan sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Kegiatan dipimpin Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Batu Hasan Abdillah didampingi Bendahara DPC PKB Kota Batu Didik Subianto serta anggota Fraksi PKB, yakni Sudiono, Nur Ali, dan Rosidah Erawati.

Hadir pula warga, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha yang menyampaikan berbagai persoalan di wilayahnya.

Salah satu isu yang mengemuka ialah rencana pembangunan jaringan pipa air bersih berbahan High Density Polyethylene (HDPE) dari Dok Rejoso menuju Punden Mbok Tarminah.

Warga RT 15 RW 06 Dusun Ngandat mempertanyakan kepastian pelaksanaan proyek tersebut setelah beredar informasi bahwa program itu batal dilaksanakan.

Menanggapi hal tersebut, anggota Fraksi PKB DPRD Kota Batu, Sudiono, memastikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai kelanjutan program tersebut.

"Kami tidak ingin masyarakat hanya menerima informasi yang simpang siur. Aspirasi ini akan segera kami koordinasikan dengan dinas terkait agar warga memperoleh kepastian mengenai proses dan kelanjutan program pemasangan pipa HDPE tersebut," ujar Sudiono.

Selain persoalan infrastruktur, sektor pendidikan juga menjadi perhatian dalam forum tersebut. Perwakilan dari SDN Tulungrejo 04, SDN Giripurno 02, SDN Pandanrejo 02, dan SDN Pesanggrahan 02 menyampaikan kebutuhan tambahan tenaga pendidik, khususnya guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), guru Pendidikan Agama, serta Guru Pendamping Inklusi bagi siswa berkebutuhan khusus.

Mereka juga mengusulkan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di SD Sisir dan SD Temas yang dinilai membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

Anggota DPRD Kota Batu Rosidah Erawati menyatakan seluruh aspirasi dari dunia pendidikan akan menjadi bahan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Batu agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan sekolah.

Tidak hanya membahas persoalan yang dihadapi masyarakat, forum tersebut juga menghasilkan sejumlah gagasan strategis untuk mendukung pembangunan Kota Batu.

Tokoh masyarakat sekaligus pelaku usaha, Suryo, mengusulkan digitalisasi sistem pajak dan retribusi daerah guna meningkatkan transparansi serta mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).

Ia juga mengusulkan pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi ke wilayah Pandanrejo atau Beji, pembangunan amfiteater seni sebagai ruang kreativitas masyarakat, penyelenggaraan sayembara desain tata kota, pengelolaan wahana bianglala melalui kemitraan dengan pihak swasta, hingga pembangunan kantong parkir bawah tanah di kawasan Balai Kota Among Tani sebagai solusi kemacetan.

Menutup kegiatan tersebut, Sudiono menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dikawal agar tidak berhenti pada forum diskusi semata, melainkan menjadi bagian dari pembahasan dan penyusunan kebijakan resmi Pemerintah Kota Batu.

Menurutnya, "Hari Fraksi" merupakan sarana komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat untuk memastikan pembangunan Kota Batu berjalan secara inklusif, responsif terhadap kebutuhan warga, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Pewarta: Rendika Rakita
Editor: Doi Nuri