Loading...

Pengunjung

Megawati Instruksikan Kepala Daerah PDIP Tunda Retret di Magelang dan Siaga

admin

admin

Sabtu, 22 Februari 2025 - 11:16

1189 | Bagikan

Megawati Instruksikan Kepala Daerah PDIP Tunda Retret di Magelang dan Siaga

admin - Politik

Sabtu, 22 Februari 2025 - 11:16 | 1189

Megawati Instruksikan Kepala Daerah PDIP Tunda Retret di Magelang dan Siaga.Jum’at,(21/2/2025).(Tangkap Layar Instagram)

Jakarta, JN – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi kepada seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari partainya untuk menunda keikutsertaan dalam kegiatan retret yang diadakan pemerintah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.

Instruksi ini dikeluarkan menyusul penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus buron Harun Masiku. 

Melansir dari detikNews Instruksi tersebut tertuang dalam surat Nomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang diterbitkan pada Kamis (20/2/2025).

Juru Bicara PDIP, Guntur Romli, membagikan surat tersebut dalam bentuk dokumen elektronik melalui aplikasi WhatsApp. 

Dalam surat itu, Megawati mengeluarkan dua poin instruksi. Pertama, ia meminta semua kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP untuk menunda perjalanan ke Magelang.

Jika ada yang sudah dalam perjalanan menuju lokasi retret, mereka diminta untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum. 

“Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retret di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025. Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang, untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum,” bunyi instruksi Megawati dalam surat tersebut. 

Poin kedua dalam instruksi tersebut meminta para kepala daerah dan wakil kepala daerah tetap mengaktifkan alat komunikasi dan siaga terhadap panggilan dari partai. 

“Tetap berada dalam komunikasi aktif dan standby commander call,” lanjut instruksi Megawati. 

Surat instruksi ini ditandatangani langsung oleh Megawati Soekarnoputri dan dicap dengan stempel lambang PDIP. (**)

Pewarta : Zara Putri Islamia Aiska
Editor : Doi Nuri