Loading...

Pengunjung

Parodi Akhir Tahun Cak Imin dan Nizar di Kota Batu

admin

admin

Senin, 01 Januari 2024 - 07:02

474 | Bagikan

Parodi Akhir Tahun Cak Imin dan Nizar di Kota Batu

admin - Politik

Senin, 01 Januari 2024 - 07:02 | 474

Nizar, Komika asal Kota Batu 'Memanggang' Cak Imin di malam tahun baru. Minggu (31/12/2023). (Muhammad Fuadi for JN)

Kota Batu, JN – Jargon Perubahan yang digaungkan pasangan capres nomor urut 1 dalam kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) menjadi parodi di malam pergantian tahun kemarin.

Cak Imin sapaan akrab cawapres Anis Baswedan ini merayakan malam pergantian tahun di Hotel Zam-zam Kota Batu, mengusung konsep parodi dengan mendatangkan komika lokal Nizar.

Lelucon sarat hiburan komedi satire itu disampaikan Nizar, diawali dengan case memanggang jagung yang diarahkan kepada Cak Imin.

"Roasting dalam bahasa Inggris, artinya memanggang. Biasanya tahun baru, orang-orang memanggang jagung. Ini Cak Imin rela memanggang dirinya sendiri," kelakar Nizar.

Acara Cangkruan Malam Tahun Baru Bareng Gus Muhaimin Ndek Kota Batu itu semakin kocak, ketika lanjut pada materi lelucon yang menyasar pada jargon Perubahan yang digaungkan pasangan capres cawapres nomor urut 1 itu.

"Cak Imin bawa jargon perubahan, nggak tahu apakah perubahan lebih baik atau buruk. Poin terpenting adalah tidak merubah konstistusi," seloroh dia.

Semakin larut dengan materi stand up, Nizar semakin menguliti sosok Cak Imin. Ia menuturkan, dirinya melakukan riset untuk me-roasting Cak Imin.

"Saya riset, LHKPN Cak Imin, kekayaannya mencapai 27 M. M-nya miliar, bukan Muhaimin. Gaji saya masih kalah dengan serangan fajar nanti," ungkapnya.

Soal gelar akademik Cak Imin juga tak luput dari sasaran Nizar yang menyebutkan gelar Doktor Honoris Causa di depan nama Cak Imin sebagai hal yang biasa.

"Itu hal yang biasa karena gelar itu give away, dapatnya dari kesepakatan antara pemberi dan yang diberi," ucap dia.

Lelucon yang dilontarkan Nizar cukup membuat Cak Imin terhibur. Tawa lepas juga memancar dari wajah Cak Imin.

Menikmati alur komedi yang disajikan, Cak Iiin berkesimpulan, ternyata di-roasting selain menghibur cukup menyakitkan juga.

"Keren, paling bikin goncang itu pas dibilang Doctor Honoris Causa gelar biasa. Padahal di kampung saya itu sangat dihormati," sahut Muhaimin tak kuasa menahan tawa.

Lebih jauh menilik jalannya acara, terlihat tidak ada jarak antara Muhaimin dengan para simpatisan, undangan dan awak media sepanjang menunggu malam pergantian tahun full komedi. (**)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Sarah Mawardi