PKB Kota Batu Akomodir Pendaftar Bacakada Kedua 'si Anak Hilang'
Jumat, 31 Mei 2024 - 09:12
Mantan Direktur RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang, dr Agus Wahyu Arifin MM daftar Bacakada lewat PKB. Jumat (31/5/2024). (Doi Nuri)
Kota Batu, JN – Putra daerah Kota Batu yang pernah menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan Kabupaten Malang dr Agus Wahyu Arifin MM mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) melalui Partai Kebangkitan Bangsa.
Kedatangan pria yang lahir dan besar di Dusun Krajan, Desa Pesanggrahan, Kota Batu diterima langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Batu Nurochman di kantor sekretariat Jalan Samadi nomor 16, Pesanggrahan, Kota Batu, Rabu (29/5/2024) selumbari.
Agus menegaskan pilihannya untuk kembali ke Kota Batu, dengan asa memajukan kota kelahirannya dengan menduduki posisi pimpinan eksekutif dengan beberapa prioritas segmen yang akan ia kembangkan.

"Kota Batu ini sudah maju, namun masih ada banyak peluang yang perlu dikembangkan. Contohnya UMKM dan peluang kerja bagi warga masyarakat lokal yang seharusnya maksimal," ungkap dokter yang membuka praktik di Klinik PMI Curungrejo Kepanjen itu.
Sektor pendidikan dan kesehatan, disebut Agus juga wilayah yang harus digarap serius di Kota Batu mengingat sebagai kota wisata, Kota Batu harus fleksibel dengan segala kebutuhan sosial heterogen.
"Kota wisata yang diimbangi dengan mutu pendidikan baik, kemudian didukung dengan fasilitas dan jaminan kesehatan yang mumpuni, maka kota ini akan ideal," imbuh pria yang juga mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang itu.

Sebagai informasi, Agus adalah putra dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang pertama, yakni Haji Sukri Oetomo yang menjabat selama 2 periode.
Terkait alasan memilih PKB sebagai kendaraan politik untuk bertarung dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, sebagai calon Wali Kota Batu, pria kelahiran 27 Agustus 1953 itu mengaku karena dalam dirinya mengalir darah Nahdlatul Ulama.
"Saya ini sejak kecil, hingga dewasa sudah mantap sebagai warga nahdliyin (sebutan bagi simpatisan ormas Nahdlatul Ulama, red). Sehingga PKB adalah pilihan satu-satunya bagi saya untuk melangkah masuk dunia politik," tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Batu Nurochman mengatakan jika sejak pembukaan pendaftaran pada 24 April 2024 lalu, sudah ada 2 orang yang mendaftarkan diri sebagai Bacakada.
"Tidak ada batas waktu pendaftaran, namun ketika DPP PKB memberi instruksi tutup, ya kami sudahi. Sementara sudah ada Gus Agung Permana yang mendaftar sebelum dokter Agus ini, " pungkas dia. (*)
Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno