Loading...

Pengunjung

Tim Salaf 'Rajin' Laporkan Dugaan Pelanggaran Pilkada 2024 di Kabupaten Malang

admin

admin

Kamis, 24 Oktober 2024 - 07:23

2273 | Bagikan

Tim Salaf 'Rajin' Laporkan Dugaan Pelanggaran Pilkada 2024 di Kabupaten Malang

admin - Politik

Kamis, 24 Oktober 2024 - 07:23 | 2273

Tim legal Paslon Salaf paparkan aduan ke Bawaslu Kabupaten Malang. Kamis (24/10/2024). (Galih/JN)

Kabupaten Malang, JN – Dalam sepekan tim Pasangan Calon (Paslon) 01 HM Sanusi dan Latifah Sohib (Salaf) laporkan setidaknya 4 dugaan pelanggaran pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Kabupaten Malang.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang pada Rabu 16 Oktober 2024 lalu, telah menerima kedatangan Koordinator Liaison Officer (LO) Salaf, Zulham Ahmad Mubarrok.

Kala itu perusakan alat peraga kampanye secara masif di 12 kecamatan, dugaan money politik yang dilakukan oleh tim pemenang Paslon 02, dan pelibatan kampanye anak dibawah umur.

Kali ini pada hari ini, Kamis (24/10/2024) giliran Tim Hukum Salaf melapor ke Bawaslu terkait dugaan keterlibatan sejumlah kepala desa yang mendukung Paslon 02 dengan turut berkampanye.

“Akumulasi temuan ini kami laporkan dan bukti-buktinya sudah lengkap termasuk sejumlah kades yang secara vulgar terlibat kampanye dan diposting di sosial media,” katanya.

Rudi menambahkan, tim juga menemukan adanya penggunaan fasilitas negara untuk mengkampanyekan pasangan Gunawan-Umar.

Ia menekankan, Bawaslu harus memproses pelanggaran pidana pemilu ini karena dinilai sudah dilakukan secara vulgar.

“Selama ini mereka menuduh pihak kami karena ada Petahana, tapi justru mereka yang melakukan,” imbuh Rudi. 

Zulham selalu koordinator LO lantas menambahkan dalam laporan kali ini, tim membawa sejumlah alat bukti diantaraya rekaman video yang disebar melalui aplikasi Whatsapp.

Pada postingan tersebut, Zulham mengatakan didalamnya terdapat sejumlah Kades, postingan sosial media dan sejumlah saksi yang melihat langsung kampanye oleh kepala-kepala desa. 
 

“Semua proses kami serahkan ke Bawaslu. Kami percaya Bawaslu akan bekerja dengan profesional dan penuh integritas. Kita pasrahkan semuanya kepada kawan kami disini,” tuturnya.

Jika dari semua dugaan kecurangan nantinya ada yang berstatus pidana, maka Zulham memastikan pihaknya tidak akan sungkan melaporkan ke Polda Jatim. (**)

Pewarta: Galon Prasetyawan
Editor: Doi Nuri