Loading...

Pengunjung

Banjir Parah di Porong Sidoarjo, Jalur KA dan Jalan Raya Tergenang

admin

admin

Selasa, 17 Juni 2025 - 09:16

1254 | Bagikan

Banjir Parah di Porong Sidoarjo, Jalur KA dan Jalan Raya Tergenang

admin - Advertorial

Selasa, 17 Juni 2025 - 09:16 | 1254

PusdalOpka Daop 8 Surabaya dan Tim SAR melakukan evakuasi. Selasa (17/6/2025). (ADV)

Kabupaten Sidoarjo, JN — Hujan deras yang mengguyur wilayah Porong, Kabupaten Sidoarjo, selama lebih dari tiga jam pada Senin malam (16/6/2025) mengakibatkan banjir cukup parah di sejumlah lokasi.

Salah satu titik paling terdampak berada di Jalan Raya Porong Lama, yang merupakan akses utama penghubung antarwilayah. Jalan ini terpaksa ditutup dari dua arah karena genangan air yang cukup tinggi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, hujan mulai turun sejak pukul 18.00 WIB dan baru mereda sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, air mulai menggenangi jalan dan mengganggu akses lalu lintas sejak pukul 20.30 WIB.

Ketinggian air di lokasi tersebut berkisar antara 50 hingga 70 sentimeter, menyebabkan puluhan kendaraan, terutama sepeda motor, mogok dan harus dievakuasi oleh warga.

Tak hanya melumpuhkan arus lalu lintas jalan, banjir juga berdampak pada jalur kereta api di wilayah Porong. Sekitar pukul 03.10 WIB pada Selasa dini hari (17 Juni 2025).

Pusat Pengendali Operasi Perjalanan Kereta Api (PusdalOpka) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menerima laporan dari Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) KA Mutiara Timur mengenai adanya genangan di KM 32+4/5, tepatnya di antara Stasiun Porong dan Stasiun Tanggulangin.

Luqman Arif, Humas Daop 8 Surabaya, menyampaikan bahwa petugas langsung diturunkan untuk melakukan pengecekan.

“Pada pukul 05.45 WIB, jalur dinyatakan aman untuk dilalui, namun sementara masih diberlakukan pembatasan kecepatan,” ujarnya, Selasa pagi.

Untuk saat ini, kereta api yang melintasi jalur tersebut hanya diperbolehkan melaju dengan kecepatan maksimal 20 km/jam demi keselamatan operasional.

"Kami terus memantau kondisi di lapangan dan akan segera menormalkan kecepatan hingga 80 km/jam apabila kondisi memungkinkan," tambah Luqman.

Pihak PT KAI Daop 8 Surabaya juga menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya perjalanan akibat cuaca ekstrem.

“Keselamatan adalah prioritas utama kami dalam menjalankan operasional kereta api,” tegas Luqman.

Sementara itu, hingga Selasa pagi, genangan air di Jalan Raya Porong Lama mulai menunjukkan penurunan.

Meski begitu, petugas masih tetap bersiaga di lapangan untuk membantu mengatur lalu lintas serta mengevakuasi kendaraan yang sebelumnya terjebak atau mengalami kerusakan akibat banjir. (ADV)

Pewarta: Rendi Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri