Boarding School Jadi Sorotan Pasca Berbagai Kasus, Ini Tindakan Polres Batu
Sabtu, 09 Maret 2024 - 08:28
Boarding School Jadi Sorotan Pasca Berbagai Kasus, Ini Tindakan Polres Batu
Sabtu, 09 Maret 2024 - 08:28 | 752
Pasca terjadinya beberapa kasus di boarding school, Polres Batu lakukan Psikoedukasi. Sabtu (9/3/2024). (Humas Polres Batu for JN)
Kota Batu, JN – Berbagai kasus perundungan atau bullying, juga kekerasan seksual yang terjadi pada beberapa boarding school di Kota Batu, mendapatkan perhatian dari instansi Polri setempat.
Polres Batu melaksanakan kegiatan psikoedukasi terkait bullying dan kekerasan seksual di Al Hikmah Boarding School Kota Batu.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa SMP dan SMA, pengasuh dan pengurus Sekolah Al Hikmah Boarding School Kota Batu. Jum’at ( 8/3/2024 ).
Kegiatan psikoedukasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para siswa tentang bullying dan kekerasan seksual, serta bagaimana cara mencegah dan menanganinya.

Materi psikoedukasi disampaikan oleh
Kasubbag Binkar Polres Batu, Ipda Supriadi SH.
Wakapolres Batu Kompol Jeni Al Jauza SH MH dalam kata sambutannya menyampaikan, kegiatan psikoedukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para siswa Al Hikmah Boarding School tentang bullying dan kekerasan seksual.
Jeni menambahkan, agenda psikoedukasi ini dapat mencegah terjadinya bullying dan kekerasan seksual di lingkungan sekolah. Ia juga sempat menanyakan apa arti bullying pada siswa yang hadir.
“Dengan adanya kegiatan ini saya harap tidak ada kasus bullying atau kekerasan seksual di sekolah ini, sekarang saya coba tanya siapa yang tahu apa itu bullying?” ujar Wakapolres Batu.

Kepala Sekolah Al Hikmah Boarding School, Ustaz H Ahmad Mujahid MPd menyambut baik kegiatan psikoedukasi yang diselenggarakan oleh Polres Batu.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan psikoedukasi ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para siswa dan siswi kami untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka tentang bullying dan kekerasan seksual," ujar Ustadz Ahmad.
Sebagai informasi, kasus pelecehan seksual, kekerasan kepada anak dan eksploitasi ekonomi, terjadi di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) pada medio 2017 silam, hingga terungkap pada tahun 2020, dan mendapatkan putusan hukum pada 2022 lalu.
Belum berhenti sampai disitu, pada tahun 2021 Dugaan kasus kekerasan dan pelecehan seksual di SMA Al Izzah Kota Batu direspon langsung oleh Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, dan telah selesai proses hukumnya .

Terbaru, seorang siswa kelas 7 SMP Al Izzah Leadership School, Kota Batu diduga dianiaya oleh teman satu asramanya. Kasus tersebut telah dilaporkan ke polisi.
Informasi tersebut, dikutip dari detikjatim.com Kasat Reskrim Polres Batu AKP Rudi Kuswoyo membenarkan kabar tersebut.
Pihaknya telah mendapatkan laporan dari keluarga korban terkait dugaan penganiayaan tersebut. Kini petugas sedang melakukan penyelidikan.
"Sudah (mendapat laporan), ini masih ditindaklanjuti," ujar Rudi kepada detikjatim.com , Senin (4/3/2024) lalu. (**)
Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno