Insiden Kecelakaan Wahana Jatim Park 1, Titik: Kami Rutin Lakukan Pengecekan
Jumat, 18 April 2025 - 03:05
Insiden Kecelakaan Wahana Jatim Park 1, Titik: Kami Rutin Lakukan Pengecekan
Jumat, 18 April 2025 - 03:05 | 1396
Anggota Sat Reskrim Polres Batu saat melakukan olah TKP di Jatim Park 1. Jumat (18/4/2025). (tangkapan layar medsos)
Kota Batu, JN — Wahana permainan 360° Pendulum di Jatim Park 1, Kota Batu, diduga alami kerusakan sabuk pengaman, hingga jatuh korban.
Seorang pelajar berinisial RDP (14) mengalami cedera serius setelah terjatuh dari wahana permainan 360° Pendulum. Selasa 8 April 2025 sekira pukul 16.05 WIB.
Manager Marketing dan Public Relations Jawa Timur Park Group Titik S. Ariyanto membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Dia menjelaskan jika sebelumnya sudah dilakukan pengecekan wahana. Pasca peristiwa itu, wahana Pendulum 360 diberhentikan sementara.
"Saat ini wahana tersebut sudah kami off-kan sementara. Sudah ditangani juga oleh kepolisian," ucap Titik saat dikonfirmasi terpisah.
Ia juga telah berkomunikasi dengan keluarga korban terkait apa kendala yang dialami pada wahana tersebut.
Terkait insiden, Titik menyebut sedang berproses untuk tindak lanjutnya.
"Kami sudah ada asuransi dari Jasa Raharja, dan memang dalam prosedurnya ada batasan-batasan," ringkasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Batu AKP Rudi Kuswoyo mengatakan, korban merupakan pelajar asal Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
“Awalnya korban bersama tiga orang temannya datang ke Jatim Park 1 sekira pukul 09.00 WIB. Sekira pukul 14.00 WIB turun hujan dan wahana 360° Pendulum berhenti beroperasi. Setelah hujan reda sekitar pukul 15.30 WIB, korban antre tiket untuk naik wahana tersebut,” kata AKP Rudi, Jumat (18/4/2025).
Lantas pada pukul 16.00 WIB, korban menaiki wahana dan duduk di kursi nomor 5. Saat itu, sabuk pengaman korban telah dipastikan terkunci oleh operator sebelum permainan dimulai.
Namun, tak lama berselang, sabuk pengaman tersebut tiba-tiba terlepas saat wahana mulai bergerak.
“Sekira pukul 16.05 WIB, tiba-tiba sabuk pengaman korban terlepas. Korban sempat terombang-ambing sambil berpegangan pada pengaman badan, lalu terlempar dari kursi wahana dan terjatuh ke bawah,” ungkap Rudi.
Operator wahana segera menghentikan permainan dari ruang kontrol. Korban kemudian dievakuasi menggunakan tandu ke Klinik Jatim Park 1 untuk penanganan awal.
“Kondisi korban dalam keadaan sadar, mengalami cedera pada betis kaki kanan (diduga patah tulang) dan mengeluhkan nyeri pada telapak tangan kanan,” katanya.
Korban kemudian dirujuk ke RS Baptis Kota Batu pukul 16.20 WIB, lalu kembali dirujuk ke RS Persada Husada Kota Malang pada pukul 20.00 WIB atas permintaan keluarga.
“Menurut keterangan pihak RS Persada Husada Kota Malang, korban mengalami patah dua tulang betis kanan, patah tulang jari tengah, dan jari manis tangan kanan,” jelas Rudi.
Rudi akan menuntaskan kasus ini, dengan melakukan upaya penyelidikan. Terkait kemungkinan adanya tersangka, Rudi masih belum bisa memastikan.
"Sabar, ini kan masih tahap awal. Kami dalami dulu lah ya," tutup dia. (*)
Pewarta: Rendi Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri