Operasi Lilin Semeru 2024 Berlangsung 13 Hari di Malamg Raya Sejak 21 Desember
Kamis, 19 Desember 2024 - 13:09
Operasi Lilin Semeru 2024 Berlangsung 13 Hari di Malamg Raya Sejak 21 Desember
Kamis, 19 Desember 2024 - 13:09 | 1319
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Ops Lilin Semeru 2024, fokus pada kelancaran arus lalu lintas dan keamanan Nataru di Malang Raya. Kamis (19/12/2024). (Humas Polres Batu for JN)
Kota Malang, JN – Berlangsung di Ballroom Sanika Satyawada, Polresta Malang Kota, sejumlah pejabat utama (PJU) dari Polresta Malang Kota, Polres Malang, dan Polres Batu bahas Operasi Lilin Semeru 2024.
Bukan hanya para PJU dari 3 polres saja yang hadir, namun juga perwakilan berbagai instansi terkait di Malang Raya.
Fokus utama pertemuan ini adalah merancang langkah strategis untuk menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025 yang bertepatan dengan libur nasional dan musim libur sekolah.
Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, menegaskan bahwa Kota Batu sebagai pusat destinasi wisata di Malang Raya akan menjadi acuan utama dalam rekayasa arus lalu lintas.
“Lonjakan pengunjung dipastikan akan meningkatkan fluktuasi ekonomi, tetapi juga berpotensi memicu kepadatan lalu lintas" katanya.
Oleh karena itu, Andi menekankan manajemen media wajib disiapkan untuk memberikan informasi terkini terkait kondisi arus kendaraan.
Andi juga menginstruksikan agar seluruh personel terlibat aktif dalam publikasi informasi terkait pengalihan arus guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat selama perayaan Nataru.
Sedangkan Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana menambahkan bahwa persediaan bahan pokok penting (bapokting) dan bahan bakar minyak (BBM) di Malang Raya dalam kondisi aman.
“Namun, kami juga harus mewaspadai pengaruh gerakan sosial yang dapat memicu keresahan masyarakat, serta mengintervensi pemberitaan di media online dan sosial agar tetap positif,” ungkapnya.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang SH SIK MSi melalui Wakapolresta Malang Kota AKBP Adhitya Panji Anom SIK menekankan pentingnya pengawasan pada titik-titik rawan kemacetan, khususnya di exit tol Singosari, serta penanganan banjir di beberapa ruas jalan tol yang kerap terjadi saat musim hujan.
"Jalan alternatif yang digunakan untuk pengalihan arus juga harus bebas dari kegiatan yang dapat menimbulkan keramaian tambahan,” tegasnya.
Perlu diketahui, Operasi Lilin Semeru 2024 diharapkan tidak hanya menjaga kelancaran lalu lintas saja, tetapi juga bisa maksimal memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru.
Dengan sinergi antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait, diharapkan perayaan tahun ini berjalan dengan lancar dan kondusif.
Sebagai informasi, diluar instansi Polri dalam diskusi tersebut hadir Kabid PU Kota Malang, Jasamarga, Satpol PP Kota Malang, PMI Kota Malang, BPBD Kota Malang, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Damkar, dan DPUPRPKP. (**)
Pewarta: Ayu Nadya Sukma
Editor: Doi Nuri