Penyidikan KUR BRI Fiktif Oleh Kejari Kota Batu Berlanjut, Saksi bertambah
Rabu, 22 Mei 2024 - 13:13
Penyidikan KUR BRI Fiktif Oleh Kejari Kota Batu Berlanjut, Saksi bertambah
Rabu, 22 Mei 2024 - 13:13 | 869
Kejari Kota Batu melanjutkan penyidikan terkait KUR BRI fiktif, saksi bertambah lebih dari 30 orang. Rabu (22/5/2024). (Doi Nuri/JN)
Kota Batu, JN – Laporan kasus dugaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kota Batu pada bulan Maret 2024 lalu, berlanjut pada fase penyidikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu.
Kasi Intel Kejari Batu Muhammad Januar Ferdian SH MH menerangkan jika saat ini tembahan saksi yang diperiksa telah lebih dari 30 orang.
"Jumlah sementara 30 orang lebih itu, kemungkinan juga akan terus bertambah," lanjut Januar.
Januar menjelaskan, praktik kasus kredit fiktif KUR di BRI Unit Batu telah berlangsung sejak tahun 2021 hingga 2023.
Dalam aksinya, Januar mengatakan para pelaku menggunakan modus kredit fiktif dengan menyamar sebagai 'nasabah topengan' dan
'nasabah tempilan' untuk menguasai debitur.
Penting diketahui, kredit 'topengan' melibatkan penggunaan nama orang lain dengan seluruh uangnya dikuasai oleh orang lain yang bukan debitur.
Sedangkan kredit 'tempilan' melibatkan penggunaan sebagian uang oleh debitur dan sebagian lagi oleh orang lain.
"Perbuatan yang dilakukan pelaku dalam perkara ini tentu menimbulkan kerugian keuangan negara yang nilainya cukup besar, namun kami belum bisa menyebutkan karena masih menunggu hasil audit," jelasnya.
Kasi Intel Kejari Batu itu menyebut, jika penyidikan sudah mengerucut bisa dipastikan beberapa orang dalam pasti tersangkut kasus hukum ini. (*)
Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno